Rektor UNILA Abaikan Laporan Dugaan Pemeresan Oknum Wadek III

BANDAR LAMPUNG (PBO)- Dosen Sosiologi Fisip Universita Lampung (UNILA), Maruly mengatakan Rektor UNILA, Hasriadi Mat Akin, terkesan mengabaikan laporan bawahannya terkait dugaan kasus pemerasan yang dilakukan oleh oknum Wadek III.

Melalui jejaring sosial, Maruly juga menulis jika kejadian tersebut telah dilaporkan kepada pihak Rektor UNILA.

“Diruang rektor saya menceritakan kronologinya dari awal hingga proses pemerasan. Dengan antusias rektor mencatat dalam buku agendanya nama, tempat dan jumlah nominal kerugian saya. Setelah selesai rektor berkata, ini akan ditindak lanjuti,” Tulis Maruly melalui akun fb nya.

Namun kata Maruly, sudah selama satu bulan sejak laporan belum ada tindak lanjut. Maka Maruly kembali mendatangi Rektor lagi untuk menanyakan perkembangannya.

“Respon Rektor yang bernama Hasriadi Mat Akin ini diluar dugaan. Setelah mengetuk pintu dan berjalan menuju meja kerjanya Rektor berkata, masalah saudara harap diselesaikan dengan Dekan Fisip, terlalu jauh jika saya yang menyelesaikannya!,”ungkap Maruly.

Saat meninggalkan ruangan Rektor, Maruly mengatakan dengan penuh kekecewaan. Pasalnya Mengapa tidak dari pertama kata dia, dia bicara seperti itu? Untuk apa katanya disuruh menceritakan kronologi pemerasan yang dicatat dalam buku agendanya jika dirinya disuruh kembali ke Fakultas.

Maruly menambahkan, bukan menindak lanjuti laporannya justru keesokan harinya justru Rektor UNILA melantik mantan Ketua KPU Metro tersebut, sebagai Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Fisip UNILA.(Red).

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *