Tanggamus(PBO)- Proyek pembangunan jembatan di Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, longsor. Seorang pekerja tewas tertimbun tanah.
Peristiwa yang terjadi pada Selasa (81/7) sekitar pukul 15.15 WIB itu, merenggut jiwa pria berusia 37 tahun bernama Iis. Dia tertimbun tanah longsor saat mengerjakan proyek jembatan yang menghubungkan Pekon Campang dan Landsbaw, Gisting itu.
Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili mengatakan, korban tewas warga Bandarlampung. Ketika itu, sepuluh pekerja proyek sedang menggeser batu yang berada dalam lubang. Tiba-tiba tanah yang berada di atas tebing galingan meluruk dan menimbun apa yang ada di bawah.
Tanah longsor yang terjadi begitu cepat, mengejutkan para pekerja. Bertuntung, delapan pekerja berhasil menyelamatkan diri. Namun dua pekerja tertimbun.
Mendapati dua rekannya tertimbun tanah, delapan rekannya yang dibantu oleh masyarakat sekitar melakukan pertolongan. Mardi Astanto (57) warga Pekon Gistingbawah, Kecamatan Gisting berhasil diselamatkan.
Namun, ketika evakuasi sedang dilakukan, tiba-tiba terjadi longsor susulan. Seorang korban lagi bernama Lis yang belum berhasil diselamatkan, kembali tertimbun tanah.
“Namanya bencana, musibah tidak ada yang tahu. Korban tertimpa longsor susulan saat rekannya mencoba menyelamatkan dia dari reruntuhan tanah longsoran pertama. Tapi Allah berkata lain,” kata Kapolres.
Sekitar kurang lebih satu jam, akhirnya korban berhasil dievakuasi dan sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Proyek pembangunan jembatan penghubung antara Pekon Campang dan Landsbaw tersebut dikerjakan oleh PT Bintang Terang dari Bandarlampung.
“Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dilarikan ke RSU terdekat dan kemudian dibawa kerumah duka di Bandarlampung.” ujar AKBP Alfis Suhaili.
Pihak kepolisian kini memasang police line dan membantu warga dan pekerja dalam hal mengevakuasi korban, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi dan melakukan lidik sidik lebih lanjut.

