Herman HN, Bakal Cari Investor Baru Untuk Pasar Smep

Bandar Lampung(PBO)- Pasca resmi putusnya hubungan kerjasama antara Pemkot Bandarlampung dengan PT Prabu Artha Makmur (PAM), pembangunan Pasar Smep secepatnya akan memasuki babak baru. Untuk menghindari terjadinya masalah di kemudian hari, Wali Kota Herman HN mengingatkan para pedagang agar tidak memberikan uang sebelum bangunan jadi.

“Kalau bangunannya sudah jadi dan bisa digunakan, baru pedagang bayar. Jangan mau kalau disuruh bayar dimuka. Harus selesai dulu baru bayar. Kalau bayar duluan jadinya begini, kan saya juga yang repot,” kata Herman usai melakukan pertemuan dengan perwakilan Ombudsman RI di Ruang Kerjanya, Rabu (19/7).

Ia mengaku, saat ini tengah memilah calon pengganti PT Prabu Artha Makmur untuk melakukan pembangunan Pasar Smep yang telah mangkrak selama kurang lebih lima tahun terakhir itu. “Kalau sekarang ada investor yang mau menggantikan Alay (Ferry Sulistyo, Direktur PT Prabu Artha Makmur), bawa kesini ngadep saya. Nanti akan kita lihat perusahaan bonafit apa enggak. Calon pengembang baru Pasar Smep, harus perusahaan yang benar-benar sehat kondisi keuangannya agar kejadian mangkraknya pembangunan tidak terjadi lagi,” ungkap Herman.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kota Tapis Berseri ini mengimbau supaya pihak PT Prabu Artha Makmur mengembalikan uang pedagang yang telah masuk. “Pengembang lama harus kembalikan uang pedagang yang sudah diambil. Namanya hutang, ya harus dibayar,” jelas dia.

Sebelumnya Pemerintah Kota Bandarlampung, telah menegaskan pemutusan kontrak kerjasama dengan pihak PT Prabu Artha Makmur dalam pembangunan Pasar Smep. Sebab dianggap telah merugikan pedagang selama bertahun-tahun, dengan tidak terealisasinya pembangunan sesuai target dalam kontrak kerjasama( rls)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *