Lampung Barat (PBO)- Hari pertama menjalankan tugas sebagai bupati Lampung Barat (Lambar), Parosil Mabsus meninjau lokasi bencana alam banjir di Pekon Kubuperahu, Kecamatan Balikbukit, yang menyebabkan sebuah ruko roboh serta merusak jembatan.
Dalam peninjauan tersebut, Parosil yang didampingi asisten I Adi Utama, Asisten II Nata Djudin Amran, beserta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya, juga menyambangi korban yang telah kehilangan harta benda dengan kerugikan ditaksir mencapai ratusan juta rupiah, dan menyampaikan rasa simpati kepada korban serta menyampaikan imbauan-imbauan kepada masyarakat.
Parosil mengungkapkan, penanganan pasca bencana tentu akan menjadi perhatian serius Pemkab Lambar kedepannya. Karena itu dia telah meminta kepada OPD terkait untuk melakukan kajian-kajian, sehingga penanganan yang akan dilakukan benar-benar maksimal.
”Saya menginginkan penanganan tidak hanya sekedar pasang bronjong, apalagi hanya beberapa meter saja, tetapi harus dikaji betul dan dihitung betul berapa kebutuhan biayanya, dan saya sudah menyampaikan itu kepada OPD terkait,” ungkap Parosil.
Namun, lanjut dia, mengingat lokasi banjir berada di dekat jalan nasional, bahkan erosi sungai kini sudah memakan badan jalan maka pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat, di kutip dari Suara lampung.com untuk melakukan penanganan lebih lanjut.
”Karena tidak mungkin selesai dengan pemerintah daerah saja, mengingat sudah memakan badan jalan nasional, maka pemerintah daerah juga melaporkan kepada pemerintah pusat, melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” terangnya.
Selain itu, mengingat daerah aliran sungai (DAS) khususnya di wilayah itu menjadi salah satu lokasi yang cukup berbahaya untuk menjadi tempat tinggal, maka dia juga mengimbau kepada masyarakat setempat untuk sementara tidak mendirikan bangunan di sekitar DAS. (wan)

