Direskrim Polda Lampung, Heri Sumarji : Berkas Perkara Khamami Sudah Lengkap

BANDARLAMPUNG (PB)-Kepolisian Daerah (Polda) Lampung sudah melengkapi berkas perkara Calon Bupati Petahana Mesuji, Khamami. Hal itu sesuai dengan petunjuk jaksa yang menyatakan bahwa berkas Khamami harus dilengkapi dengan keterangan ahli hukum tata negara.

Direktur Reserse Kriminal (Dirreskrim) Umum Polda Lampung Kombes (Pol) Heri Sumarji mengatakan, pihaknya sudah meminta keterangan ahli hukum tata negara. Berkas kasus tindak pidana pemilihan itu juga sudah dilimpahkan kembali ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Menggala.

“Kita sudah melengkapi berkas perkara Khamami sesuai dengan petunjuk dari jaksa. Jaksa kan minta ditambahkan keterangan ahli hukum tata negara dan itu sudah kita lakukan dengan minta keterangan ahli dari Jakarta. Berkasnya juga telah dilimpahkan kembali ke Kejari Menggala,” ujar dia.

Ia menegaskan, apabila berkas perkara tersebut setelah diteliti jaksa dinyatakan lengkap, pihaknya akan langsung melakukan pelimpahan tahap dua (P21) yakni pelimpahan tersangka dan barang bukti.

“Kita tunggu hasil penelitian jaksa, kalau memang mereka menyatakan berkasnya sudah lengkap kita siap melimpahkan tersangka dan barang bukti (P21),” tegas Kombes Heri Sumarji, dilnsir dari Fajar Sumatra.com, Selasa (25/1/2017).

Sementara, Kepala Seksi Pidana Umum (Kasipidum) Kejari Menggala Bani Ginting belum dapat dikonfirmasi.

Disisi lain, kasus Khamami yang ditangani Kejari Menggala, Tulang Bawang menjadi atensi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung. Pasalnya, sudah menjadi sorotan publik mengingat tindak pidana pemilihan baru pertama terjadi di Lampung melibatkan calon bupati petahana.

Kajati Lampung Syafrudin melalui Kasipenkum Irfan Natakusuma mengatakan, pihaknya memantau penanganan perkara tersebut. Berkas Khamami dilimpahkan ke Kejari Menggala karena locus perkaranya disana.

“Proses penanganan perkara Khamami tentu kami pantau. Kejati pasti mendapat laporan atas perkara itu jadi termonitor,” ujar Irfan Natakusuma, Kamis (19/1).

Dijelaskannya, berkas masih dalam penelitian jaksa dan apabila sudah dinyatakan lengkap maka pihaknya akan langsung melimpahkan ke penuntutan.

“Prosesnya mungkin masih tahap penelitian jaksa, kalau semua sudah lengkap ya bisa langsung dilimpahkan ke penuntutan,” kata dia.

Diketahui, calon bupati petahana Mesuji, Khamami diduga melakukan pelanggaran tindak pidana pemilihan di Balai Desa Panca Warna SP 5E, Kecamatan Way Serdang, Mesuji pada 20 Desember 2016

Polda Lampung melayangkan surat panggilan terhadap Khamami dengan surat panggilan nomor :SP.gil/22/I/SubditI/2017/Dit Reskrimum. Memanggil Khamami atas tindak pidana pemilihan.

Saat dimintai keterangan di Polda Lampung Khamami diperiksa di Ruang Subdit Kamneg dan saat ini dirinya menyandang status tersangka.(PS)

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *