Bupati Lamtim ,Ajak masyarakat Mataram Baru Jaga Pola Hidup Sehat

SUKADANA(PBO)-, Peningkatan  kesehatan masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melaikan Menjadi tangung jawab  masyarakat. Sehingga diperlukan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat , agar masyarakat  menggiatkan diri dengan perilaku hidup bersih dan sehat.

Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Timur pada Kamis 09/11/2017, mengadakan acara GERMAS di Lapangan Merdeka Kecamatan Mataram Baru yang di pimpin langsung oleh Bupati Lampung Timur bersama Sekretaris Dinas Kesehatan, Samsu Rijal, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan, Nila Tanjung, Pabung 0411/LT, Mayor Kav. Joko Subroto, Camat Mataram Baru, Siswanto, Kepala Puskesmas Mataram Baru, Sriyati dan para kepala desa se-Kecamatan Mataram Baru.

Adapun rangkaian  dalam acara GERMAS tersebut ialah jalan sehat, senam , yoga, demonstrasi Mozaik Germas, demonstrasi Cuci Tangan Pakai Sabun dan makan buah bersama.

Dikatakan  dalam acara itu, “saya hanya ingin menyampaikan soal kesehatan di Lampung Timur ini, kita masih harus bekerja keras untuk menaikan derajat kesehatan, yaitu dengan bagaimana gerakan masyarakat hidup sehat ini menjadi budaya di Lampung Timur khususnya di Kecamatan Mataram Baru”.

“Saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat jangan sembarangan makan, tidur yang cukup, makan-makanan sehat, sebanyak mungkin makan sayur dan buah-buahan. Kalau mau hidup sehat maka pola hidupnya juga harus sehat”, paparnya Chusnunia.

Pada kesempatan itu, juga diadakan pemberian secara simbolis makanan tambahan Bumil KEK (Ibu Hamil Kurang Energi Kronis) dan Balita Kurang Gizi.

Tak ketinggalan pula ada kegiatan Donor Darah, Lomba Mewarnai, Khitan Anak Yatim, Pemasangan KB Implan, Pelayanan Bumil Resti oleh Dokter Spesialis Kandungan, Bazar Buku Murah dan penanda tanganan dukungan GERMAS.

Selain memberiakan Sertifikat ODF Tingkat Kecamatan dan pemberian tablet tambah darah untuk remaja putri, Chusnunia juga memberikan ucapan selamat kepada Kecamatan Mataram Baru atas prestasinya dalam mewujudkan desa-desanya masuk dalam kategori ODF.

ODF adalah singkatan dari Open Defecation Free atau kawasan bebas buang air besar sembarangan (hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *