Bandar Lampung (Pena Berlian Online) -Hari ini, Sabtu 23 Februari 2019, atas dllasar kecintaannya terhadap adat dan budaya lampung, Andika Kangen Band dan keluarga sambangi lamban gedung kuning sekala brak, Sukarame, Bandarlmpung. 
Andika disambut langsung oleh Irjen. Pol DR. Ike edwin, SH. M.Hum, gusti Batin Raja Mangkunegara selaku tuan rumah bersama dengan Saibatin Puniakan Dalom Beliau Suttan Junjungan Sakti yang dipertuan Sekala Brak Kepaksian Belunguh selaku raja adat kerajaan adat paksi pak sekala brak kepaksian Belunguh.
Dalam silaturahmi kekeluargaan antara musisi lampung yang berkiprah di blantika musik nasional dengan tokoh adat kepaksian sekala brak tersebut banyak sekali hal-hal yang menjadi pembahasan dalam diskusi singkat tersebut, diantaranya harus ada sinergitas antara tokoh adat, pemerintah dan musisi dalam melestarikan adat lampung terutama lagu-lagu lampung.
Silaturahmi ini bertujuan untuk mengangkat dan memperkenalkan kearifan lokal yang ada ditanah lampung, karena kita semua memiliki tanggung jawab untuk melestarikan adat dan budaya ujar dang gusti sapaan akrab irjen. Pol. DR. Ike Edwin, SH. MHum.
Jangan ada lagi pelecehan-pelecehan terhadap adat dan budaya Lampung ditanah lampung ini seperti yang kita dengar baru-baru ini, kita harus menjadi tuan rumah di negeri sendiri, tapi sebagai tuan rumah kita juga membuka ruang kolaborasi budaya yang menjadi titik persatuan kita tambah Beliau.
Andika kangen band sangat terkesan dan bangga, sebagai musisi yang berasal dari tanah lampung andika banyak belajar dari dang gusti ike edwin, beliau merupakan tokoh adat yang betul-betul konsisten menjaga adat dan budaya lampung.
Selain itu, Suttan Junjungan Sakti yang dipertuan Sekala Brak kepaksian belunguh juga menyampaikan agar kita bahu-membahu melestarikan adat lampung ini, karena adat lampung ini merupakan peradaban besar yang akan kita wariskan kepada anak cucu kita kelak.
Silaturahmi di Lamban Gedung Kuning Sekala Brak Jl. Pangeran H. Suhaimi no. 01 Sukarame Bandar Lampung berlangsung dengan penuh keakraban dan keseruan, diskusi seputar adat dan budaya lampung.(Red) .

