Way Kanan (PBO) – Sudah Dua puluhan tahun warga Tiga Dusun di Desa Tanjung Serupa, Kecamatan Pakuan Ratu, Kabupaten Waykanan mendamba-dambakan aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Dusun tersebut di huni 400 Kepala Keluaga (KK) yang bermukim di tiga Dusun kampung tersebut masih menggunakan mesin diesel, yang kinerjanya sangatlah terbatas.
“Untuk penerangan dimalam hari, warga Tiga dusun di desa Tanjung Serupa masih menggunakan mesin diesel yang terbilang sangat besar biaya operasionalnya, dalam waktu semalam saja satu mesin diesel menghabiskan 10 liter bahan bakar untuk mengaliri listrik ke 30 Kepala keluarga (KK), jadi jika ada 400 Kepala Keluarga (KK) berarti warga desa memerlukan 13 mesin disel dan menghabiskan 130 liter bahan bakar.” ujar Kepala RT 03/Dusun 09 Rambat saat disambangi Tim penaberlian.com rumahnya, Kamis (13/6/19).
Rambat menyebutkan, ada tiga dusun yang tidak di aliri listrik yakni dusun 08, dusun 09 dan dusun 10 Desa Tanjung Serupa, yang hingga kini masalah tidak adanya aliran listrik menjadi polemik di warganya.
“Keinginan kami ada perhatian lebih dari pemerintah, betapa susahnya kami ketika pagi sampai sore hari tidak ada listrik, kasihan anak-anak sekolah dan para guru yg ingin melakukan kegiatan belajar mengajar dengan baik,” keluhnya.
Di sisi lain, ketua Kepala Dusun 09 (Kadus) Sumeh mengaku mewakili warganya merasa kebingungan karna harus mengadu kepada siapa kalau masalah listrik ini masih saja berlarut-larut dan tak kunjung ada kejelasannya.
“Pernah pihak Badan Usaha jasa Ketenagalistrikan datang kemari untuk memasukan aliran listrik ke dusun kami, tetapi saya ajukan persyaratan yg isinya jika listrik sudah hidup baru kami warga baru mau bayar, karna kami sudah trauma dengan yang sudah sudah, dan pihak Badan Usaha jasa ketenagalistrikan itu menyanggupinya,”
ujarnya
Hal senada juga diungkapkan Tokoh masyarakat, Jumadi, meminta kepada Pemerintah dan PT. PLN segera mendengar serta menindak lanjuti masalah tidak adanya aliran listrik di Tiga dusun Desa Tanjung Serupa ini. Sebab sudah tak terhitung lagi ada banyak oknum yang memanfaatkan situasi ini.
“Sudah 20 tahun berlalu dari tahun 1997-2019, tidak ada aliran listrik dari PT. PLN. Harapan kami di Tiga Dusun Desa Tanjung Serupa ini semoga pihak pihak instansti terkait mendengar apa ya g menjadi keluh kesah kami,” pungkasnya. (Yahya/alex)
Editor: Mancar

