LAMPUNG SELATAN (PBO) – Pada 5 Agustus 2021, 84 desa di Lampung Selatan akan menggelar pemilihan kepala desa secara serentak. Salah satunya di desa tercinta kita Way Huwi.
Pilkades desa Way Huwi periode ini merupakan pembuktian bagi kita semua, bahwa kita warga Way Huwi adalah warga negara Indonesia yang sudah dewasa dalam berdemokrasi.
Kita warga Way Huwi juga sudah paham, bagaimana menghadapi keberagaman dalam setiap pesta demokrasi.
Namun, bukan berarti pilkades serentak bebas dari ancaman Provokasi kalau semua pihak tidak mampu mengontrol dan menahan diri.
Lalu menghalalkan segala cara termasuk melempar ujaran kebencian, yang bisa berpotensi mempengaruhi kerukunan antar umat beragama. Warga Way Huwi yang dikenal ramah, bisa berubah menjadi mudah marah. Generasi muda Way Huwi yang inovatif, kreatif dan toleransi, bisa berubah menjadi generasi yang intoleran, yang selalu menganggap dirinya paling benar.
Sementara pihak yang berbeda, selalu dianggap sebagai pihak yang salah. Akibatnya, ancaman konflik di tengah masyarakat berpotensi terjadi kapan saja.
Untuk itulah, saya mengajak, menghimbau kepada kita semua Warga Way Huwi, khususnya tim pemenangan, relawan bakal calon kepala desa Way Huwi bapak Muhammad Yani untuk meredam potensi terjadinya konflik pada saat pilkades.
Ini menjadi tugas kita bersama untuk menyebarkan pesan damai, demi pilkades Way Huwi yang sejuk dan damai.
Menebarkan pesan damai, diharapkan dilakukan oleh semua pihak demi terciptanya pilkades damai.
Pilkades bukan ajang untuk bertarungnya kebencian atar timses, antar relawan,antar pendukung ataupun antar balon.
Pilkades harus menjadi ajang bagi semua pihak, untuk beradunya gagasan.
Diskusi tentang gagasan membangun desa, akan jauh lebih bermanfaat dibandingkan sibuk mencari kejelekan orang lain.
Mari kita suguhkan gagasan yang kreatif dan inovatif, agar masyarakat bisa menjadi pemilih yang cerdas, dan dewasa dalam berdemokrasi.
Mari kita ingat kembali.
Esensi demokrasi termasuk Pilkades ini adalah dari rakyat untuk rakyat.
Jika pilkades sejatinya ditujukan untuk kepentingan rakyat, semestinya seluruh masyarakat memberikan kontribusi yang positif.
Pilihlah calon yang jelas-jelas mempunyai gagasan yang kreatif, inovatif dan membangun.
Pilihlah calon yang bertanggung jawab, berintegritas, serta menjunjung tinggi toleransi dan kerukunan antar umat beragama.
Dengan karakter pemimpin semacam inilah, yang dibutuhkan oleh seluruh masyarakat.
Pemimpin yang mempunyai karakter diatas, diharapkan mampu memegang amanah.
Mari kita lihat kebelakang.
Apakah calon yang bertarung dalam pesta demokrasi kali ini, sudah sesuai dengan kebutuhan desa kita ?
Apakah para pemimpin yang bertarung mempunyai gagasan yang positif ?
Apakah para calon yang bertarung mempunyai sifat yang toleran dan menjunjung keberagaman?
Mari lontarkan pertanyaan sebanyak banyaknya kepada para calon yang bertarung nanti.
Hal ini penting agar kita tidak salah pilih calon. Salah pilih dampaknya akan dirasakan selama bertahun-tahun.
Begitu juga dengan penyebaran pesan SARA dan ujaran kebencian.
Jika diantara kita masih ada yang melakukan demi mendapatkan sebuah jabatan, tentu hal itu sangat disayangkan sebab akan merugikan desa dan warga.
Pilkades yang seharusnya disambut dengan penuh suka cita, bukan suka duka.
Pilkades seharusnya bisa melahirkan pemimpin yang jujur, bertanggung jawab dan toleran.
Bukan pemimpin yang oportunis, menghalalkan segala cara dan bersikap intoleran demi sebuah jabatan.
Mari kita hadapai 5 Agustus 2021 dengan ketenangan jiwa.
Jangan mau menjadi korban provokasi SARA. Ingat, Way Huwi adalah desa yang damai, desa yang toleran, kaya akan sumber daya manusia. Way Huwi juga kaya akan budaya dan adat istiadatnya.
Semuanya itu merupakan anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita semua.
Janganlah bersikap yang bisa merusak kerukunan, persatuan dan kesatuan.
Mari kita wujudkan pilkades serentak khususnya Way Huwi, menjadi pilkades yang demokratis, damai, tenang, dan bisa berdampak pada perubahan yang bisa menyejahterakan seluruh warga Way Huwi. Aamiin.
Way Huwi, 30 Juni 2021
Ustadz Jainal Arifin
Ketua Tim Pemenangan Balon Kades Muhammad Yani.

