Walikota Metro dan PT PLN Kampanyekan Mobil Listrik

Metro (Pena Berlian Online)- Walikota Metro bersama Wakil Walikota Metro, Sekda Kota Metro dan Asisten II Pemkot Metro menerima kunjungan sekaligus berkendara menggunakan Mobil Listrik bersama Pimpinan PLN UP3 Metro yang berlangsung di Rumah Dinas Walikota Metro, Selasa (8/3/2022).

Dalam hal ini, PT PLN (Persero) terus mengkampanyekan kendaraan listrik untuk mendukung penggunaan energi bersih dan mengurangi emisi karbon sebagai kendaraan ramah lingkungan yang bisa dijadikan solusi untuk mengurangi polusi udara di Kota Metro.

Walikota Metro Wahdi menyampaikan bahwa Kota Metro merupakan salah satu kota yang bisa menjadi awal dimulainya penggunaan kendaraan listrik, sebagai mobil masa depan yang hemat energi.

Wahdi juga mengatakan saat ini Kota Metro juga sedang menguatkan diri bagaimana rencana membangun lingkungan hidup, tidak hanya membangun fisik dan gedung-gedung saja.
[20.25, 8/3/2022] Yodi Duta Baru: Metro–Walikota Metro Wahdi meninjau dua gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Metro yang akan direhab pada tahun 2022. Selasa (8/03/2022).

Dijelaskan Walikota Metro Wahdi, tinjau kali ini guna melihat kondisi sarana dan prasarana yang ada di sekolah, yang butuh perbaikan baik di SMPN 10 dan SMPN 8 Kota Metro.

“Bangunan yang kita tinjau ini sudah diajukan sejak lama, dan tahun ini mendapatkan rehab. Terlihat bangunan rapuh dan sudah tidak layak untuk kegiatan belajar mengajar,” kata dia

Tinjau ini fokus pada pembangunan di sekolah, diutamakan ditingkat SMP. Untuk banguna disekolah harapnya kedepan bisa perhatikan.

” Pertanggung jawaban dengan masyarakat, bukan dengan Walikota, saya ingatkan gunakan anggaran sebaik mungkin walapun dengan keterbatasan APBD Kota Metro selalu berupaya semaksimal mungkin guna kepentingan masyarakatnya,” jelasnya

Lebih lanjut, dalam penganggaranya sendiri dalam pembangunan mengunakan dana DAK dan APBD Kota Metro.

“Silahkan tanyakan teknisnya nanti kepihak yang membidangi untuk anggaranyan yang jelas dalam rehab tersebut,” jelasnya

Wahdi juga meminta agar tulisan Gemerlang yang ada di setiap sekolah dibuat permanen di depan itu. Jadi tidak seperti mainan.

“Jangan seperti mainan tulisan Gemerlang itu, saya instruksikan kepada Dinas Pendidikan agar dibuat permane, kalau memakai bener sama saja nanti rusak dan timbulnya mengotori merusak pandangan,” pungkasnya. (Yodi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *