BANDAR LAMPUNG (Pena Berlian Online) – Hari ini, Selasa (02/10), tiba-tiba viral foto Ratna Sarumpaet yang babak belur dan dikabarkan akibat pengeroyokan oleh beberapa orang pada tanggal 21 September 2018 lalu.Sebagian warganet merasa banyak kejanggalan atas peristiwa tersebut, karena kenapa setelah 11 hari baru viral ? Karena seharusnya beliau bisa langsung melaporkan ke kepolisian dan melakukan visum serta langsung melakukan konferensi pers, apalagi pernah viral juga foto Hoax wanita babak belur ternyata hanya rekayasa dan make-up artis.
Sebagian lagi mengutuk si pelaku yang sudah secara pengecut melakukan tindakan biadab tersebut kepada wanita setengah baya yang sangat aktif mengkritisi pemerintah.
Ketua Bravo 5 Lampung Dr. Andi Desfiandi, MA menanggapi dengan serius berita yang viral tersebut.Menurutnya menjelang tahun politik semuanya bisa saja terjadi dengan dalih dan alasan apapun. Untuk itu saya sangat mendukung agar Ratna Sarumpaet dan Tim Hukum Prabowo untuk melaporkan secara resmi kasus tersebut ke pihak kepolisian.
“Dan kita akan kawal bersama agar kasus tersebut bisa diusut tuntas dan menjadi terang benderang, agar tidak menjadi polemik di masyarakat dan menjadi konsumsi politik yang tidak sehat. Apabila ternyata kejadian penganiayaan tersebut benar terjadi, maka kami berharap agar pelaku dan dalangnya ditangkap dan dihukum berat.
Namun apabila ternyata kejadian tersebut tidak pernah ada atau laporan palsu maka juga harus dihukum berat karena telah membuat laporan palsu dan meresahkan masyarakat. Apapun hasilnya dari penyidikan dan proses hukum nanti harus transparan dan jujur, siapapun yang telah melanggar hukum harus dihukum setimpal sesuai UU.
Mari kita dukung Ratna Sarumpaet dan juga Kepolisian RI untuk menjalani proses hukum, karena Indonesia adalah negara hukum, jangan malah menjadikan kasus hukum sebagai alat politik untuk menghalalkan segala cara, dan polemik tersebut tidak berkepanjangan dan menjadi fitnah bagi pihak manapun” kata Andi Desfiandi mengakhiri pernyataannya. (*)

