UBALA ITB GELAR DISKUSI BUDAYA LAMPUNG DI BANDUNG

Bandung, (PBO) – Hangat dan penuh nuansa kekeluargaan namun tetap serius. Begitulah suasana Diskusi dan Sharing dengan Masyarakat Rantau Lampung di Bandung yang di inisiasi oleh mahasiswa Lampung Insitut Teknologi Bandung ( UBALA) dengan Asrama Mahasiswa Lampung, Acara yang dilaksanakan di Asrama Mahasiswa Lampung di Jl.Hasanudin, Dago , Bandung, pada Minggu, 13 Maret 2022 itu berlangsung dalam hangat canda para Perwakilan masyarakat Lampung yang tinggal di Bandung baik yang masih aktif di pemerintahan, Polri, pengusaha, akademisi yang tetap aktif dengan bdangnya.

Masyarakat Lampung rantau merupakan salah satu pilar penting bagi berlangsungnya pembangungan Lampung, sinergitas antara perantau dan ranah sangat diperlukan demi mewujudkan Lampung makin maju.

Hal itu disampaikan Dengan Ketua UBALA ITB Rizki Andeva didampingi oleh Ketua Asrama Mahasiswa Lampung Bandung Agus Rianto, saat mengikuti Forum Diskusi yang digelar secara langsung dengan protokol kesehatan penuh,memaparkan jangan malu mengaku orang lampung walaupun kita ditanah rantau kita harus mampu mengembangkan melestarikan dan belajar budaya lampung.dan hilangkan serta luruskan stigma stigma negativ terhadap lampung, bahwa masyarakat lampung itu bermartabat.

Salma Zahira selaku kepala Departemen Seni Budaya UBALA ITB menjelaskan bahwa kegiatan ini diberi nama SKUBAL atau kepanjangan dari seru seruan diskusi budaya lampung, kegiatan ini merupakan program kerja dari divisi wawasan budaya UBALA ITB. Dengan tujuan selain meningkatkan silahturahmi antara organisasi kedaerahan lampung dan mahasiswa, juga akan memberikan pandangan pandangan baru , ilmu baru terkait dengan masyarakat rantau lampung yang ada dibandung ini.

Tentunya harapan acara ini selain bisa meningkatkan silahturahmi antara pengurus IKLB Jabar dan mahasiswa mahasiswa lampung yang ada dibandung, bisa memdapatkan masukan pandangan baru dari masyarakat lampung rantau menurut Zihan Alfira sebagai kepala Departemen Eksternal UBALA ITB

Ketua Ormas Kedaerahan dibandung, IKLB Jabar, Syafrial SE, yang di dampingi oleh Advokat R.Aji Oktario SH.MH dan Humas IKLB Jabar Wawan Friza serta Iwan Lampung, menjelaskan Budaya Lampung juga merupakan identitas bangsa yang harus dihormati dan dijaga serta perlu dilestarikan agar kebudayaan lampung kita tidak hilang walaupun dirantau, Hal ini tentu menjadi tanggungjawab para generasi muda dan juga perlu dukungan dari berbagai pihak, karena ketahanan budaya merupakansalah satu Identitas suatu negara. Dan kedepan forum diskusi masyarakat lampung rantau akan kita buat yang lebih besar lagi, Semoga pertemuan diskusi masyarakat rantau dengan mahasiswa lampoung dibandung ini sebagai ruang sharing informasi sehingga mendapatkan satu kesimpulan untuk dijadikan satu masukan untuk pemerintah Provinsi Lampung kedepan agar makin maju.” tutup syafrial.

Penulis.Faidal Castro

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *