Suasana Berlebaran Di Kampung adat,Labuhan Ratu Subing Kecamatan Labuhan Ratu Lampung Timur

Lampung Timur (PBO) – ada Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah kali ini Di rasakan Lebih Ramai Dari Lebaran Idhul Fitri Tahun Lalu,hal ini tampak oleh Pantauan awak Media Duta Pena Lampung

Baik di jalan jalan Maupun Di Tempat ibadah

Yang Tahun ini Sangat Melonjak.demikian juga antusias Masyarakat Untuk Saling Bersilaturahmi dan Bermaaf maafan Dengan Keluarga,tentunya hari Lebaran adalah momen yang tepat untuk saling bertemu satu sama lain nya Saling memaafkan satu sama lain setelah Satu bulan Penuh Melaksanakan Ibadah Puasa.

“Dua Tahun Kemarin Pemerintah Menghimbau agar Kita Tetap Di Rumah dan

Belum bisa Melakukan Mudik,karena masih dalam Suasana Musibah Nasional,Pemerintah Khawatir akan Wabah Covid 19,Tentunya Untuk Menekan Penyebaran Wabah tersebut Kita Tidak mudik,Namun Idhul Fitri 1443 H atau Tepatnya Lebaran Tahun 2022 ini Saudara saudara Kita yang Di Perantauan Sudah Bisa Mudik,dan Tidak ada Hambatan Dari Pihak Pemerintah,ini Membuat kita Sebagian Masyarakat Di Indonesia Bersuka cita,Kangen Kepada Keluarga Di desa desa Tentunya dapat Terobati,Demikian juga kami yang berada di Kampung adat Desa Labuhan Ratu Induk Kecamatan Labuhan Ratu Kabupaten Lampung Timur,kami dapat Berkumpul dan saling silaturahim tentunya makan bersama adalah ciri khas nya,” ujar Pengiran Gumatti Rajo Salah Satu Tokoh adat Labuhan Ratu Mergo Subing,yang ada di Lampung Timur.

Masih Menurut Keterangan Pengiran Gumatti Rajo “Namun kami juga Menghimbau untuk saudara saudara kita yang mudik Hendaknya Berhati hati bila berkendaraan,karena di Lampung Timur ini banyak tempat tempat yang Rawan Terjadi Kecelakaan,misalnya di tikungan Maut Simpang Danau Kecamatan Way Jepara,atau Di Dam Way Curup,Rajabasa Baru Kecamatan Mataram baru,ada juga di sini,di tikungan Maut Plangkawati Kecamatan Labuhan Ratu,sering Sekali terjadi kecelakaan. Bahkan tak jarang menimbulkan Korban Meninggal Dunia.”ujarnya.

Hingga H + 3 Lebaran tahun ini Dalam Pantauan Media ini tampak Jelas Kegembiraan Masyarakat Khususnya Lampung Timur Menyambut Hari Raya Idul Fitri Tahun ini Tampak Di sana Sini Keluarga Berkumpul dan makan Bersama Khususnya di kampung Kampung adat di Lampung Timur,Tidak Ketinggalan “Nyeruwit Bareng”

Ini adalah istilah makan Bersama Dengan makanan Khas Lampung Yaitu Seruit yang Bahan Utamanya Ikan bakar dan Campuran Tempoyak,sambal beserta Lalap lapannya Merupakan Budaya Turun Temurun,yang ada di Masyarakat adat Khususnya Di Lampung Timur.(Taufan JN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *