Bandar Lampung (Pena Berlian Online) – Meski sudah tidak lagi menjabat sebagai Kapolda Lampung, namun sosok Irjen Pol Ike Edwin begitu membekas di hati masyarakat Lampung. Sepak terjangnya selama memimpin Kapolda, tak bisa dipungkiri Dang Ike berhasil mengubah tatanan keamanan yang lebih baik.
Mulai dari membuka layanan pengaduan bagi masyarakat, program ngantor di lapangan, hingga menghidupkan kembali sejumlah kearifan local dalam rangka mewujudkan keamanan di seluruh kabupaten/kota di Lampung. Dibawah kepemimpinan Dang Ike, Polda Lampung juga resmi menyandang tipe A.
Nampaknya banyak yang terkesan dengan kepemimpinan dari Dang Ike yang kini menjabat sebagai Staf Ahli Sosial Politik Polri tersebut. Tidak terkecuali seorang sopir truk yang suatu hari secara kebetulan bertemu dengan Dang Ike dalam perjalanan. Cerita tersebut diunggah oleh Kaji Roy melalui akun Facebooknya. Berikut cerita Dang Ike dan Sopir Truk sebagaimana yang dituliskan akun tersebut.
“Pak Kapolda.Pak Kapolda!” Teriak seorang supir truk melambai2kan tangan tanda hentikan kendaraan, sembari nyalakan lampu sein truknya perlahan-lahan menyalip mobil Dang Gusti Ike Edwin saat melintas di jalan tol.
Segeralah Dang, panggilan akrab Dang Gusti Ike Edwin perintahkan supirnya menghentikan mobil. Waktu itu, Sahlisospol Kapolri Irjen Pol Ike Edwin baru saja memantau situasi arus mudik nasional.
Truk berplat BE bermuatan pisang itu berhenti tepat di depan mobil Dang. Sang supir turun dari truk menghampirinya. Mantan Kapolda Lampung itu pun segera keluar dari mobil dan bertanya “Ada apa.Apa yang bisa saya bantu?”
“Bapak khan Pak Kapolda Lampung..Dang Ike, khan? Begini Pak Kapolda. Saya mau lapor.” Tapi belum habis sang supir berkata. Dang segera memotong kalimatnya dan menegaskan bahwa dirinya sudah tidak lagi menjabat Kapolda Lampung.
Namun begitu pak supir truk tetap saja ngotot dan bersitegas dirinya sudah tak asing lagi dengan plat nomor BE mobil milik Kapolda Lampung khas bernopol angka 85 sebagaimana mobil yang dikendarai Dang ( red : sesuai tahun angkatan Dang Gusti Ike Edwin di Akpol dulu).
“Waduh Pak, kalau kemalaman saya sekarang harus tidur di Bakauheni.Enggak berani nerusin perjalanan. Banyak begal sekarang. Enggak seperti waktu Bapak jadi Kapolda dulu,” tuturnya.
Puncaknya dengan tersenyum bijak sang Perdana Menteri Kerajaan Adat Lampung Skala Beghak ini menanggapi serta menampung seluruh keluhan Pak Supir. Serta berjanji sepenuhnya bakal disampaikan ke Mabes Polri..
Ya begitulah, pemimpin baik akan selalu dikenang. Bukan justru dilupakan masyarakatnya (*)

