BANDAR LAMPUNG, (PENA BERLIAN ONLINE) – Sekretariat Nasional (Seknas) Jaringan Organisasi dan Komunitas Warga Negara Indonesia (Jokowi) Lampung memberikan bantuan kepada korban penggusuran Pasar Griya, Kecamatan Sukarame, Kota Bandar Lampung, Rabu, 25/7/2018. Bantuan tersebut berupa beras, air mineral, mi instan, dan tenda.
“Kami tahu berita ini (penggusuran Pasar Griya) dari media. Lalu, kami berkoordinasi dengan LBH Bandar Lampung sebagai pendamping warga. Kami tanya kepada LBH apa saja yang dibutuhkan warga,” kata Ketua DPW Seknas Jokowi Lampung Siti Noor Laila di lokasi penggusuran.Mantan Ketua Komnas HAM itu mengatakan, pihaknya akan menyurati Wali Kota Bandar Lampung Herman HN untuk mencari solusi terbaik. Sebab, terdapat 37 kepala keluarga (KK) yang bertahan di lokasi. Selain itu, ada 24 anak-anak yang masih sekolah.
“Maksud saya, sisi sisi kemanusiaannya diselesaikan. Kemudian, secara manajemen, bagaimana mereka bisa mendapatkan atau bekerja kembali. Jadi, jangan sampai hak ekonominya diabaikan oleh pemerintah,” ujarnya.Pemkot Bandar Lampung kembali menggusur Pasar Griya, kemarin. Situasi tak terkendali karena warga bersama para aktivis menghalangi penggusuran. Sejumlah ibu yang memiliki balita dan anak-anak berlindung di musala setempat. Raut wajah mereka terlihat tegang. Beberapa balita menangis histeris digendongan sang ibu.(*)

