Sekjen Kementrian PDT kunjungi Kampung Terpadu Mandiri

TULANG BAWANG (PBO)- Sekretaris Jendral (Sekjen) Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal Transmigrasi (PDT) Anwar Sanusi, sabtu (7/10) melakukan kunjungan ke Kampung Terpadu Mandiri (KTM) Rawa pitu untuk melihat langsung, salah satu program pemerintah pusat dalam rangka percepatan pembangunan dikawasan transmigrasi bidang pertanian, perkebunan, dan perdagangan.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Bupati Tulang bawang Hanan A Rozak, Sekda Provinsi Lampung, Ketua DPRD Tulang bawang Sopi’i, Direktur Bank Nasional Indonesia (BNI), Forkofinda Plus, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tulang bawang Raden Mansus, Kepala Dinas Pertanian Tulang bawang Sumarno, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Tulang bawang Ria Kholdi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perli Yuledi, Asisten satu Tulang bawang M. Suharyo, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan sejumlah pejabat eselon III, IV dilingkup Pemkab Tulang bawang yang hadir pada kesempatan tersebut.

Bupati Tulang bawang Hanan A Rozak dalam sambutannya mengucapkan selamat datang kepada Sekjen Kementerian pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi beserta jajaran yang hadir pada kesempatan tersebut, ia juga menceritakan awal kisah kecamatan setempat karena sebelumnya, Kecamatan Rawa Pitu merupakan kawasan rawa, yang di ubah menjadi pemukiman dan sawah.

“Dengan adanya KTM, Rawa Pitu peningkatan skala ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dijawasan rawa Pitu kabupaten Tulang bawang melalui percepatan kegiatan ekonomi pembentukan KTM berbasis agribisnis dengan memperhatikan kelestarian kekayaan sumberdaya alam dan lingkungan sumber daya sosial dan budaya, dan sejak tahun 2013, Pemkab Tulang bawang mempunyai program Gerakan Serentak Membangun Kampung (GSMK), dengan program tersebut dapat membantu salah satunya jalan yang tadinya tidak dapat dilalui kendaraan motor, setelah adanya GSMK, jalan sudah dapat di anderlah dan lapen,”ungkap Hanan A Rozak.

Lebih dalam bupati menjelaskan, sasaran pengembangan KTM adalah, untuk mengembangkan pusat pertumbuhan ekonomi berbasis agribisnis pertanian dan perkebunan, serta berpilar pada kegiatan ekonomi sekunder berupa industri perdagangan antar daerah.

“Melalui pemberdayaan masyarakat setempat dengan kegiatan ekonomi sektor primer yang memiliki keungulan tinggi, pembangunan infrastruktur dan fasilitas, seperti peningian tanggul penangkis, agar dimusim hujan masyarakat tidak kebanjiran, dan hasil sawah dapat meningkat dua kali lipat,”ucap Hanan.

Sementara itu Sekjen Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Anwar Sanusi, mengatakan, setelah dari kunjungan ini semogga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Tulang bawang, salah satunya dengan adanya bantuan pengiling padi dan lain-lain, untuk kesejahteraan masyarakat transmigrasi.

“Semogga dengan adanya Bantuan tersebut dapat lebih memupuk semangat masyarakat khususnya masyarakat KTM kecamatan rawa pitu agar dapat lebih giat lagi dalam mengembangkan sektor pertanian dikabupaten Tulang bawang menjadi lebih baik lagi kedepan”tuturnya. (Can/ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *