Rakor Media Duta Pena, Nurullah: Wartawan Harus Punya Karya Tulis

BANDARLAMPUNG (PBO) – Group Media Duta Pena, yang terdiri dari: SKU Duta Lampung cetak, Duta Lampung Online, Duta News TV, Pena Berlian Online dan Pena News TV mengadakan rapat koordinasi (rakor) rutin menjelang akhir tahun 2020. Rakor diadakan di Redaksi Duta Lampung Jl. Raden Gunawan/Rajabasa Gg Hj. Hasanudin, Lt 1 Way Limus, Haji Mena, Natar Lampung Selatan pada Minggu (4/10/2020)

Rakor dihadiri Pemimpin Redaksi (Pemred) M. Nurullah RS, Pemimpin Perusahaan (Pemperus) Ny. Rita Hayati, Ka. Biro, jajaran redaksi dan segenap wartawan Group Duta Pena.

Rakor dipimpin langsung oleh M. Nurullah RS, selaku Pemred Group Media Duta Pena. Dalam rapat tersebut Pemred mengatakan, di tengah-tengah persaingan sengit media satu hal yang tidak bisa dihindari adalah tuntutan dan profesionalisme dalam menyajikan berita atau konten berkualitas.

Dia mengatakan wartawan harus bisa dan sering-sering menulis serta punya karya tulis, untuk mengasah kemampuan dalam dunia jurnalistik demi menyajikan berbagai informasi bermutu, baik segi kode etik jurnalistik dan manfaat yang bisa diambil oleh para pembaca.

“Karya tulis itu penting. Katanya wartawan, namun tak pernah menulis itu konyol namanya,” cetus Nurullah, sembari tersenyum dengan senyuman khasnya.

Selain itu, Dia juga membahas sejumlah agenda dan program kerja kedepannya, dalam rakor awal tersebut juga dibahas pentingnya bagi seluruh wartawan yang tergabung dalam Group Media Duta Pena untuk bisa mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW).

“Wartawan yang tergabung dalam Group Media Duta Pena wajib memiliki sertifikat wartawan untuk bekal menghadapi perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat terhadap kualitas jurnalistik dan industri media massa,” tegasnya

Dalam kesempatan itu, Nurullah memberikan support dan apresiasi bagi seluruh kru media ini yang sudah mengikuti UKW dan pendidikan dasar jurnalistik angkatan 1 belum lama ini.

Dipaparkannya, dengan sertifikat tersebut, diharapkan para wartawan dalam melakukan tugasnya dapat menunjukkan kinerja secara profesional.

Menurutnya, rakor juga menjadi ajang konsolidasi internal di tingkat pimpinan maupun bawahan. Termasuk juga menjadi wadah penyegaran kembali visi dan misi serta semangat bersinergi antara satu dan lainnya.

Selain itu, diakui pimpinan umum media ini, Nurullah RS, selama perjalanan tahun 2020 ini Negara Republik Indonesia, khususnya Provinsi Lampung sedang dilanda wabah Covid 19 sehingga berdampak pada ekonomi dan kinerja seluruh wartawan. Meski demikian, Nurullah RS menekankan meski suasana sulit dalam menjalankan tugas jurnalistik agar tetap menjalankan protokol kesehatan.

“Wartawan atau Jurnalis juga manusia biasa yang harus diperhatikan oleh pemerintah, karena wartawan dalam tugas-tugasnya dilindungi UU No: 40 tahun 1999”, jelasnya. (Amien Ma’ruf)

Editor: Mancar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *