Proyek Sistem Penyediaan Air Bersih di Tanggamus Diduga Bermasalah

Pembanmgunan proyek Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) di Enam pekon yang tersebar disejumlah kecamatan di Kabupaten Tanggamus Tahun Anggaran 2021, diduga kuat dikorupsi. Pasalnya berdasarkan pantauan Tim Duta News Tivi dilapangan proyek tersebut asal jadi serta bannyak kejanggalan.

Proyek Sistem Penyediaan Air Bersih enam pekon yang disyinnyalir bermasalah tersebut yakni, Pekon Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Pulau Panggung, Kota Winangun, Gisting Bawah, Kuba Langka, Kecamatan Cuku Balak dan Pekon Padang Ratu Kecamatan Limau.

Berdasarkan keterangan sejumlah narasumber  yang enggan ditulis namanya serta data yang diperoleh Proyek Sistem Penyediaan Air Bersih hingga 2022 belum diserah terimakan. Pasanya bannyak pekerjaan yang tidak sesuai dengan RAB.

“Bannyak pekerjaan yang tidak sesuai dengan RAB. Seperti contohnya asesoris seperti Gate Folep, Giboul, Fleng pennyambungan atar besi, air valep bannyak yang belum terpasang. Padahal untuk saluran pipa paralon sudah terpasang dan sudah ditanam dalam tanah,”ujar narasumber yang minta dirahasiakan idetitasnya, pada Kamis (3/2/2022).

Menurut narasumber Proyek Sistem Penyediaan Air Bersih dikerjakan oleh rekanan pemborong dari bandarlampung berinisial (Ed). Bahkan kata narasumber semua pekerjaan diborong oleh ED meski menggunakan CV yang berbeda namun pemiliknya orang yang sama.

Narasumber juga mengungkapkan, bannyak tenaga kerja juga hingga proyek dinnyatakan sudah selesai belum dibayar. “Bannyak tenaga kerja juga belum dibayar oleh ED,”tegasnya.

Terpisah, hasil pantauan yang dilakukan tim media Duta News tivi juga, pemasangan saluran air pada jembatan yang seharusnya menggunakan pipa besi hannya dipasang paralon dengan ukuran sekitar 2 in. Sementara untuk galian dasar pemasangan paralon saluran air tidak ditimbun pakai pasir.

Meski anggaran yang disediakan oleh pihak pemerintah daerah miliaran rupiah, diduga pengadaan Matrial bangunan juga diduga kuwat menggunakan kualitas rendah, sehingga dipastikan tidak akan bertahan lama.

Hingga berita ini diturunkan belum ada konfirmasi dari pihak dinas terkait serta rekanan pemborong.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *