Proyek Pembangunan PLTM Way Besai Diduga Bermasalah Dan Dikeluhkan Masyarakat.

WayKanan, (PBO)- Pembangunan Mega Proyek Pembangkit listrik Tenaga Mikro ( PLTM ) yang berada di sungai Way Besai, Kampung Kemu, Kecamatan Banjit, Way Kanan. Dikeluhkan Masyarakat dan Diduga bermasalah.

Warga Mengeluh Terkait Jalan yang di lalui kendaraaan proyek menjadi sangat rusak akibat berat nya beban yang di bawa oleh kendaraan proyek tersebut.

Salah satu warga Kemu yang tidak ingin di sebutkan namanya mengatakan bahwa ia sangat resah oleh kendaraan proyek yang melintasi jalan kampung, akibat nya jalan menjadi rusak parah dan menghambat warga yang ingin berpergian.

“Iya saya sangat resah dengan kendaraan proyek yang memuat bahan material, jadinya jalan kampung rusak dan susah kalau kita mau pergi,”ucap nya.

R salah satu warga Kampung kemu mengatakan Lahan Perkebunan nya terkena imbas dari tanah bekas galian proyek.

“Iya lahan saya terkena imbas dari adanya proyek tersebut, dan penyelesaian nya pun tidak jelas, karena hanya dikasih ganti rugi sebesar 3 juta, dan itupun Kepala Kampung yang memberikan.”ucap R.

Terlihat di lokasi Pengerjaan Proyek, tidak adanya Papan informasi Seperti, papan informasi Petunjuk Keselamatan dan yang lain nya.

Dan menurut salah satu pekerja Yang tidak ingin disebutkan namanya ia bercerita terkait galian Batu yang ada di sungai dipakai oleh pihak PT Acset dijadikan material.

“Iya kalau batu disana itu kami belah terus kami ambil pak, untuk dijadikan Material, Ujarnya”

Saat di konfirmasi K3 PT Acset Pak dimas mengatakan terkait keluhan masyarakat sudah di selesaikan dan sudah ganti rugi kepihak pemilik lahan.

“Iya kalau soal keluhan itu sudah kami selesaikan pak, kami juga sudah ganti rugi kepemilik lahan,”ujar nya

Dimas menambahkan bahwa PT Acset telah membayar pajak Terkait galian batu ke Pemerintah daerah,lalu terkait papan informasi selalu di pasang namun sudah rusak dan robek”tutup nya.

(Gibran)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *