Polda Lampung Musnahkan Barang Bukti Narkoba dengan Nilai 272,73 Milyard 

Rabu, 9 November 2022  (Pena Berlian Online) Polda Lampung mengadakan ungkap kasus dan pemusnahan barang bukti narkoba di depan ruang Incenerator RSU Immanuel. Hadir pada kegiatan tersebut: gubernur Lampung diwakili asisten III Senen Mustakim, DPRD Lampung komisi V Deni Ribowo, Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjenpol Drs.Krisno Halomoan Siregar,S.Ik,MH, BNNP diwakili Kombespol Ahmad Iksan, Dir Narkoba Polda Aceh Kombespol Wika Hardianto, Waka Polda Lampung Brigjenpol Subiyanto, PJU Polda Lampung, Walikota Bandar Lampung diwakili asisten I Haidar Mansyah, PLH Balai POM Tuti Nurhayati, Pengadilan tinggi Tanjung Karang diwakili hakim tinggi Bierli Napitupulu, Kajati Lampung diwakili aspidum Mulyadi, GM PT ASDP Bakauheni Zulkipli Asmen, Dandenpom diwakili wadandenpom Mayor CPM Heryadi, Bupati Lampung Selatan diwakili asisten pemerintahan dan kota Eka dan Pewakilan Balai POM.Tampak undangan perwakilan LSM Penggiat Anti Narkoba Lampung, Ketua Generasi Peduli Anti Narkotika /GPAN ibu Dra.Ratrimizni Melurinda,MPd.,ketua Pokdar Kamtibmas M. syapuan, ketua Granat Toni Eka Chandra dan Ketua BNM(Berantas Narkoba dan Maksiat )

Fauzi M Burniat

Pemusnahan barang bukti ini merupakan dari ungkap kasus, menyita barang bukti, menangkap pelakunya dari bulan Agustus-Oktober 2022. Terdapat 28 kasus, jumlah tersangka 64 orang, jumlah barang bukti berupa : ganja 310,6 kg, shabu 172.563,74 gram ekstasi 43.381 butir, happy five sebanyak 4.998 butir, Adapun estimasi nilai ekonomis sebesar 272.728.767.000, dengan ungkap kasus ini dapat menyelamatkan 1.049.247 jiwa dengan asumsi penggunaanya 1 gram dikonsumi oleh satu orang, “ujar Brigjenpol Subianto, wakapolda Lampung”.

Kegiatan ini sudah mendapatkan persetujuan Kejaksaan negeri Bandar Lampung, kejaksaan negeri Lampung Selatan, kejaksaan negeri Lampung Tengah, kejaksaan negeri Metro, kejaksaan negeri Pesawaran.

Pemusnahan ini dilakukan di Rumah sakit Imanuel dengan cara memasukkan shabu, happy five, ganja, ekstasi ke dalam Incenerator sampai jadi abu dan dibuang ke TPA Bakung.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjenpol Holomoan Siregar mengatakan bahwasannya sumber Narkoba yang ada didepan ini dipastikan dari Myanmar masuk dari pantai timur Sumatra Aceh, Medan, Kepri dan sebagian besar masuk ke Lampung dengan darat dan sisanya ke Pulau Jawa.

Tujuan giat ini juga memberikan penguatan kepada penggiat anti narkoba juga pihak terkait bisa bekerja sama karena kejahatan Narkoba ini sudah bagian dari sindikat narkoba internasional yang terorganisir yg memerlukan kerjasama dengan semua pihak tidak pihak berwenang semata.

Pengungkapan peredaran narkoba ini bisa terungkap berkat kerjasama terpadu sehingga bisa diungkap kasus Narkoba ini, tutur Halomoan Siregar”.

 

Pewarta novis

Please follow and like us:
error20
fb-share-icon0
Tweet 20

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *