Petani Lampung Timur Siap Kawal Ridho Pertahankan Swasembada Beras

BATANGHARI (PBO): Para petani di sentra gabah Kecamatan Batanghari Nuban, Lampung Timur, siap mengawal Gubernur Lampung (nonaktif) Muhammad Ridho Ficardo mempertahankan swasembada gabah dan beras. Dengan prestasi mampu menaikkan produksi gabah 4,01 juta ton pada 2017 dan jagung 2,2 juta ton, petani menilai Ridho berprestasi mempertahankan Lampung sebagai lumbung pangan nasional.

Hal itu disampaikan para petani saat Ridho Ficardo mengunjungi Gabungan Kelompok Petani (Gapoktan) Desa Kedaton 2, Kecamatan Batanghari Nuban, Lampung Timur, Minggu (18/3/2018) pagi. Menurut Ketua Gapoktan Desa Kedaton II, Larwono Mustaji Sasongko, Lampung butuh sosok pemimpin yang berjuang untuk kepentingan petani.

“Prestasi Pak Ridho tidak hanya menaikkan produksi gabah, tapi juga jagung, hingga produksi Lampung surplus. Lampung Timur ini juga sentra jagung. Tentu kami berterima kasih atas program Beliau dalam menjadikan Lampung Timur sebagai salah satu sentra pangan nasional,” kata Larwono.

Perjuangan Ridho bersama Wakil Gubernur (nonaktif) Bachtiar Basri melobi pemerintah pusat, menurut Larwono, sudah terbukti dengan memperbaiki saluran irigasi hingga mantap 90%. “Ini belum pernah terjadi selama ini. Bantuan alat dan mesin pertanian ke petani juga banyak,” kata dia.

Pada kesempatan itu, Ridho Ficardo juga menerima sejumlah aspirasi warga. Misalnya, kendala biaya pengadaan mesin pompa air. Larwono menyampaikan warga secara swadaya membuat embung air. Menanggapi hal tersebut Ridho berkomitmen memasukkan aspirasi tersebut dalam anggaran Pemerintah Provinsi Lampung.

Kepada para petani, Ridho menyampaikan terima kasih atas dukungan selama ini. Dia mengatakan selama tiga tahun menjadi Gubernur Lampung, masih banyak yang harus dibenahi. Untuk itu, Ridho Ficardo memohon doa dan dukungan warga Desa Kedaton 2 untuk melanjutkan kepemimpinan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *