Pemalang, (Pena Berlian Online) – Sekali dayung tiga pulau terlampaui kiranya itu istilahnya, untuk kegiatan PLH Bupati Pemalang Mansur Hidayat,ST, pada Senin, 15 Agustus 2022. Tiga kegiatan sekaligus dilaksanakan, kesemuanya pada satu Desa yakni di Desa Widodaren,Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Mansur Hidayat, ST Wakil Bupati Pemalang dengan dibarengi oleh para opd terkait, seperti Kepala Dinas Perhubungan, Camat Petarukan, para Kepala Desa se-Kecamatan Petarukan, anggota DPRD II Kabupaten Pemalang, Komisi B dari Fraksi PPP, Kapolsek Petarukan, Babinsa,Babinkamtibmas, para KKN Mahasiswa UNES, dan lembaga-lembaga lainnya.
Ada tiga titik kegiatan yang dilakukan saat itu, pertama didekat Rel KA yang akan menuju Desa Widodaren, Peresmian Pos JPL 148 Desa Widodaren, Kecamatan Petarukan, Kabupaten Pemalang.
Dalam peresmian itu Mansur Hidayat, ST PLH Bupati Pemalang menyampaikan, “Dengan palang pintu ini semoga warga yang melintas rel ini menjadi aman, namun pesanku kepada semuanya harus tetap hati-hati dalam melintas, tetap tengok kanan,tengok kiri sebelum melintas rel KA ini ! ” ujarnya.
Selanjutnya PLH Bupati Pemalang Mansur Hidayat,ST, beserta rombongan menuju SMP Negeri 6 Petarukan, untuk beramah tamah sekaligus melihat kondisi bangunan sekolah itu, sesuai penuturan Kepala Sekolah SMP N 6, Roro Sri Rejeki, S.Pd menyampaikan, “Alhamdulilah tanggapan beliau sangat positip, nuwun sewu akan merealisasikan apa yang menjadi kekurangan kami, yaitu kekurangan ruang belajar, untuk dua ruang kelas, karena tadi beliau melihat sendiri, pirso sendiri, bahwa mereka belajar ditempat yang kurang representatif, yakni klas 9, dan klas 7,” jelas Kepsek SMP N 6.
Dari SMP Negeri 6 Petarukan, Mansur Hidayat,ST PLH Bupati Pemalang dan rombongan menuju Balai Desa Widodaren. Disana sudah disambut hangat oleh Tokoh Masyarakat, Ketua BPD, ibu-ibu PKK dan masyarakat petani di Pendopo balai desa.
Sambutan demi sambutanpun terus silih berganti, baik dari PLH Bupati Pemalang, Kades Widodaren maupun statement dari perwakilan DPR D II, Kabupaten Pemalang, Komisi B, Fraksi Partai PPP. Dan diseason tanya jawab para petani Desa Widodaren animonya sangat tinggi sekali. Karena memang jumlah petani di desa itu bersesuai dengan jumlah lahan pertanian yang luas.
Senada dengan itu Fahmi mewakili Komisi B, DPRD II Kabupaten Pemalang dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memberikan statementya,
“Peningkatan Dan Pemberdayaan Tani Pemerintah Daerah sudah mempunyai Peraturan Daerah No: 1, Tahun 2017, kita juga sudah punya Perda RP2B, sebagai rujukan nomor 4 Tahun 2018, sebagai rujukan Perda nomor 1 Tahun 2018 tentang RTRW, dimana Kecamatan Petarukan ini ditetapkan daerah paling luas lahan pertanian,berapa 5002 hektar, dan 470 an hektarnya ada di Desa Widodaren,” tuturnya.
Adapun Mansur Hidayat,ST yang kini sebagai PLH Bupati Pemalang diseason tanya jawab, dialog dengan para petani Widodaren yang penuh kekeluargaan itu mengajak kesemuannya agar daerah Pemalang, terkhusus di Kecamatan Petarukan, spesifiknya di Desa Widodaren ini merupakan lumbung padi, lumbung pangan jangan sampai kekurangan.
Dianya mengajak, menghimbau hasil pertaniannya jangan semua dikirim ke luar daerah Pemalang, cukupi terlebih dahulu di Kabupaten Pemalang ini, untuk ketahanan pangannya, selebihnya baru kirim keluar daerah.
Nasikhin,S.Pd, M.Pd Kades Widodaren dihadapan para awak media ketika ditanya berkenaan pupuk yang juga ramai dibahas disarasean itu dianya menyampaikan, “Untuk pupuk subsidi yang perlu kita perbaiki adalah masalah distribusinya sehingga pupuk subsidi ini tepat sasaran, semua petani itu mendapatkan sesuai dengan luasan bidang garapannya,” ujarnya.
Kekurangan pupuk solusinya pupuk organik, tentu membutuhkan pembelajaran lebih jauh, mengingat para petani pada saat ini pemakaian pupuk organik belum begitu menarik. Sehingga perlu edukasi, nanti bila petani sudah memiliki pemahaman perlunya pupuk organik itu maka pengembangan pupuk organik akan secara sinergis, terus menerus kontinu, nanti dengan kesadarannya petani akan menggunakan pupuk organik,” terang Kades Widodaren. ( Suhari Putra Senja)

