(Pena Berlian Online)- Pilihan untuk penanaman tanaman pinang perlu ditingkatkan luas areal nya karena pinang merupakan produk lokal yang sudah dikenal dan dipercaya sejak puluhan tahun dimana harga pinang yang sering naik turunnya dipasaran disebabkan dalam beberapa hal disaat pemanenan yang serentak biasanya harga menurun.
Dalam pemanenan tanaman pinang diperlukan keahlian dalam budidaya nya serta areal lahan yang akan ditanami pinang harus strategis. Dengan demikian produksi pinang yang akan dihasilkan akan maksimal dan dalam proses pemanenan skala besar akan mempermudah dalam transportasi pengangkutannya untuk proses pasca panen yang optimal.
Selain dari areal nya yang strategis tanaman pinang pun memerlukan perawatan yang maksimal untuk mendapatkan pruduktipitas buah yang banyak diantaranya proses pemupukan yang sesuai dengan anjuran supaya buah pinang yang akan dihasilkan bisa mencapai hasil yang memuaskan.
Sehingga dengan buah pinang yang berkualitas akan menambah harga jual dipasar baik pasar tradisional maupun internasional tentunya setelah melewati proses pertimbangan produsen dimana nilai tambah yang dihasilkan tidak sebesar jika produsen mengekspor dalam bentuk produk kemasan ,apalagi produk olahan pinang.
Produksi pinang yang baik secara kualitas dan maupun kwantitas salah satunya ditentukan oleh kegiatan panen dan pasca panen.Proses pemanenan yang tepat akan meningkatkan mutu dan jumlah produksi pinang . Pinang yang bermutu tinggi dipetik setelah matang yaitu disaat kulit buah berwarna kuning.
Yang mempengaruhi jumlah produksi pinang yaitu luas lahan ,pemupukan,aplikasi herbisida,dan tenaga kerja.Permasalahan panen dan pasca panen yang dihadapi petani pinang pada umunya adalah pemetikan buah yang belum matang ,karena umumnya teknologi pasca panen yang digunakan petani masih tradisional .
Tolak ukur harga jual buah pinang dipengaruhi oleh kematangan saat pemanenan semakin buah pinang matang panen nya sesuai semakin menghasilkan buah pinang yang berkualitas dan harga jual semakin tinggi. (Mursila)

