Pemutakhiran Data Stunting Oleh Petugas Kesehatan

Nias Selatan, (Pena Berlian Online) – Petugas kesehatan bersama kader posyandu melakukan pemutakhiran data stunting di wilayah Dusun IV Lolomoyo, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, Sumut, pada Kamis, (8/9/2022). Kegiatan tersebut mencakup pendataan Balita dan Bumil, serta pendataan jamban setiap keluarga.

Sekcam Lolowau, Yosia Giawa, menyampaikan bahwa pendataan stunting dilakukan untuk memvalidasi data baru dengan data lama, terutama balita dan para ibu hamil.

“Apabila datanya akurat dan masuk kategori stunting, akan memperoleh penambahan gizi dan perawatan maksimal”, ujarnya.

Lebih lanjut, Yosia Giawa, menuturkan bahwa pendataan rumah-rumah warga yang tidak memiliki jamban, WC atau toilet sangat penting dalam penanggulangan stunting.

“Menghindari BAB sembarangan adalah cara memelihara dan menjaga kesehatan lingkungan”, tuturnya.

Kepala desa Lolomoyo, Philipus Foarota Giawa, S. Ag., SSL, merasa sangat antusias dengan terjun langsung di lokasi untuk mendampingi para petugas dan memperhatikan anak-anak dan Balita yang patut dikategorikan stunting dalam pendataan tersebut.

“Balita dan anak-anak butuh perhatian penuh, terutama kesehatan”, tuturnya.

Terkait pendataan jambanisasi, Kades menjelaskan bahwa sesuai kesepakatan boleh menyusul apabila masih ada kesempatan.

“Yang diutamakan pendataan Balita dan Bumil. Alangkah baiknya jika sekaligus”, katanya.

Sesuai hasil konfirmasi dari petugas kesehatan, Arman Gulo, menyampaikan bahwa data yang perlu dimuat antara lain; Nomor KK, NIK dan nama kepala keluarga, Nama Balita dan Bumil, berat dan tinggi badan, lingkar kepala dan lengan, nomor telepon yang bisa dihubungi, foto-foto sebagai dokumentasi.

“Setelah pendataan dilakukan, maka pihak Kapus akan merekap ulang dan menyampaikan pelaporan kepada pimpinan kabupaten, paling terlambat, pada Senin, 12/09/2022”, pungkasnya.

Dalam hal pendataan jamban, WC atau toilet, Arman Gulo, menyampaikan bahwa meskipun sudah memiliki jamban, yang paling penting adalah septic tanknya.

“Menghindari pencemaran lingkungan sangat penting untuk menjaga kesehatan.” tutupnya.

Jumlah Balita sebanyak 19 orang dan Bumil 3 orang, rumah penduduk 32 unit. (Abisama Halawa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *