Pemkab Tuba Gelar Rapat Sosialisasi Bansos-Pangan Rastra

Tulang Bawang (PBO) – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang mengadakan rapat Sosialisasi Bantuan Sosial Pangan Beras Sejahtera (Bansos-Pangan Rastra) acara tersebut digelar diruang rapat lantai ll Pemkab setempat, Rabu (16/05/18).

 

Hadir dalam acara tersebut, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Tamami Akip, para Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, Kabag Perekomonian, Kepala Kansilog dan Kepala Badan Pusat Statistik Menggala, Camat dan Kepala Kampung se- Kabupaten Tulangbawang. Acara tersebut di buka langsung oleh Asisten Bidang Pengembangan Ekonomi Tamami Akip, mewakili Bupati Tulangbawang.

 

Dalam sambutannya, kita semua sebagai pelayan masyarakat Kabupaten Tuba untuk selalu bekerja keras, Ihklas dalam melayani segala kebutuhan masyarakat. Mari kita selalu bergotong royong mewujudkan Kabupaten Tulangbawang minimal sejajar dengan Kabupaten lain.

 

 “Selamat menyambut bulan suci ramadhan tahun 1439 hijriah/tahun 2018, bulan suci ramadhan merupakan bulan yang penuh rahmat dengan berbagai kelebihan dan keutamaan yang besar, dan ampunan dan mohon maaf yang seihklas-ihklasnya kepada seluruh masyarakat Tuba yang saya cintai” Ujarnya.

 

Program, Lanjut Tamami. subsidi RASTRA yang semula bernama RASKIN telah berubah Program Bantuan Pangan Beras Sejahtera (Bansos Pangan Rastra) dan bantuan Pangan Non Tunai, bantuan sosial pangan beras sejahtera diberikan secara gratis agar keluarga penerima manfaat  tidak lagi mengeluarkan biaya tebusan, dan program bantuan pangan secara non tunai bertujuan meningkatkan ketepatan kelompok sasaran.

 

“Saya berharap bantuan 10kg beras perbulan untuk keluarga penerima manfaat (KPM) dengan kualitas beras medium bisa segera tersalurkan di 151 kampung di 15 Kecamatan. terlebih lagi dibulan suci ramadhan, tentu akan semakin terasa manfaatnya bagi masyarakat.” Jelasnya.

 

Tamami menambahkan, Bansos Pangan Rastra dan BPNT kita harapkan dapat mengurangi beban pengeluaran masyarakat, dan dapat memberikan nutrisi seimbang kepada keluarga penerima manfaat. “Saya harapkan (KPM) dapat segara merasakan manfaat dari program ini. Pelaksanaannya jangan sampai terjadi penyimpangan , jangan perberat beban rakyat, jangan ada pungutan, bila itu terjadi merupakan pelanggaran yang harus ditindak tegas.” Tandasnya. (Mcr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *