ANAK TUHA-LAMTENG ( PENA bERLIAN ONLINE)- Pekerjaan Jalan Telford, Kampung Negara Bumi Udik, Kecamatan Anak Tuha, Kabupaten Lampung Tengah ( Lamteng), dengan sejumlah anggaran Rp467 lebih, yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun 2017, Diduga kuat tidak sesuai Aturan.
Terpisah, seperti kita ketahui, berdasarkan data yang diperoleh redaksi, pekerjaan Telford Kampung Negara Bumi Udik, Kecamatan Anak Tuha, yang bersumber dari Dana Desa Tahun 2017, memiliki volume lebar tiga meter dan panjang sekitar, 2.320 meter, dengan menghabiskan anggaran sejumlah Rp467,069,400.
Namun berdasarkan hasil Investigasi wartawan Pena Berlian Online, Pihak pelaksana pembangunan tambal sulam onderlagh sebagai bahan dasar pekerjaaan badan jalan, dan seharusnya sebelum penghamparan batu onderlagh (Telford) maka badan jalan harus diadakan kerjaan penyemprotan rumput dan kerjaan pemadatan tanah dasar badan jalan dengan mesin Wales atau vibro, namun justru pihak pelaksana pembangunan kampung langsung menghampar batu. Sehingga bisa dilihat jelas tidak ada pekerjaan persiapan badan jalan dengan aitem penyemprotan rumput atau pembersihan dan pemadatan tanah badan jalan.
Selian itu, berdasarkan pantauan pula, batu onderlagh yang dihampar yang ada sudah benar akan tetapi sayangnya tidak tersusun padat dan batu pengunci 3-5 cm tidak ada, seharusnya setelah tanah badan jalan padat maka batu onderlagh disusun padat dan dihampar batu pengunci 3-5cm lalu digiling dengan Wales atau vibro baru ditutupi dengan lapis tutup pasir atau screening (abu batu).
Hal ini juga sudah dikeluhkan oleh sejumlah masyarakat setempat. Pasalnya menurut mereka pekerjaan Jalan Telford Negara Bumi Udik Tahun 2017, diduga tidak sesuai aturan alias amburadul.
“Selama ini kami sangat mennyayangkan pembangunan yang ada di kampung kami. Pasalnya setiap pembangunan yang ada selalu terkesan asal jadi,”uajr salah satu warga yang enggan ditulis namnya pada, Kamis (7/32019).
Kasus ini akan terus diungkap lebih mendalam pada edisi mendatang. Kru media ini juga akan minta tanggapan kepada pihak pelaksana pembangunan serta kepala kampung setempat. Redaksi Pena Berlian Online juga akan mengungkap sejumlah anggaran Kampung Negara Bumi, yang diduga di mark-Up.(Team).

