Pedangan Sayur Pasar Desa Aremantai Mengeluh

Muara Enim, (Pena Berlian Online) – Kondisi pedagang sayur di desa Aremantai Kecamatan Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan, sangat mengeluh karna kurangnya pembeli, sedangkan persedia barang terpenuhi baik sayur -sayuran, juga para pedagang kaki lima yang mengecer,  Selasa (24/5/2022).

Pasar Agrobisnis Ngablak desa Aremantai menjadi ‘Jantung’ sayur bagi masyarakat Semende Darat Ulu dan beberapa desa disekitarnya.

Dari tangan petani dusun di Semende Darat Ulu, distribusi sayur segar hasil panen itu selalu terjaga. Ketulusan dari hati, menjadi mantra bagi para petani untuk tetap bertahan merawat tanaman mereka di segala musim, kemarau kering, maupun pesta hama di musim hujan bukan kendala.

Kaprawi adalah pedagang dan juga petani. Sehingga ‘Ramalan’ terhadap perubahan harga jual beli sayuran sudah sangat ia pahami. Ia mengeluhkan karena kurangnya pembeli begitupun yang dirasakan juga oleh pedangang lainnya.

“Saat ini panen raya, tapi tidak terlalu banyak karena kondisi harga saat ini tidak stabil,” ujarnya.

“Untuk harga, saat ini tertinggi adalah kentang Rp 80.000/Kg; kubis dan tomat Rp 7.000/Kg; terong Rp 6.000/Kg; buah labu welok Rp 2.500/Kg; sawi putih Rp 4.000/Kg; cabai keriting Rp 40.000/Kg dan cabai rawit di kisaran harga Rp 60.000/Kg.” terangnya.

Senada dengan pedagang sayur lain, Juniyar dan Ramlan juga menganggap, “Kondisi saat ini sepi pembeli, khususnya pembelian dari wilayah Semende Darat Ulu Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan,” ujarnya.

Untuk pasokan semua jenis sayuran dari petani melimpah dengan harga stabil. Menurut Juniyar, brokoli adalah harga sayuran tertinggi dikisaran harga Rp 10.000-13.000/Kg.

“Brokoli per-kilogramnya mahal menguntungkan petani yang menanam,” ujarnya,

Aktivitas pasar sayur terlihat sibuk setiap Minggu. Pasar ini diadakan setiap hari Selasa pagi, sedangkan siangnya pedagang kembali ke ladang menjadi ‘Denyut Nadi’ warga namun mereka tetap bertahan, hidup mapan serta berkecukupan.

Sampai berita ini diturunkan belum ada jawaban dari Kepala Desa Aremantai. (Rahman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *