Miris !! Yayasan MI Alhidayah Potret Dunia Pendidikan Lampung di Tuba

Tulang Bawang(PBO)- Miris dunia pendidikan kabupaten Tulang bawang,di tengah pesatnya pembanguan insprastuktur ternyata masih ada sekolah yang belajar di lantai kemudian ruang kelas yang masih menumpang di rumah warga. Yayasan MI alhidayah yang terletak di dusun marga jaya kampung teladas Kecamatan dente teladas potret buram dunia pendidikan kabupaten Tulang bawang.

Kepala sekolah Sujianto D2 MA yang di temui di lokasi mengajar  (26/07) Yayasan MI alhidayah Mulai berofrasi tahun ajaran baru 2017 ,dengan jumlah murid 14 siswa, siswa kelas 1 dua belas orang,kelas II dua orang dan kelas III dua orang. “Sementara waktu menumpang di rumah warga,Jumlah guru dua orang dan menginduk di MI Yayasan MI alhidayah kampung kekatung total keseluruhan jumlah murid 14 siswa dari kelas 1 sedengan kelas III,”terang Sujianto

Sujianto mengatakan Inisiatif mendirikan sekolah MI untuk mendidik sekolah yang berbasis agama karna sejauh ini di kampung teladas belum ada sekolahan yang berbasis agama islam, selain itu yang menjadi persoalan jarak tempuh sang anak dari dusun marga jaya menuju ke SDN 1 kampung teladas berjarak 8 Km sementara ke kampung tetangga (Dente makmur) berjarak 10 Km  hal inilah yang berniat mendirikan sekolahan walau pun semuanya serba keterbatasan.

“Coba lihat wajah wajah lugu mereka mas,walau duduk di tikar kemudian pakaian tidak berseragam mereka tetap semangat mengikuti semua pelajaran yang di ajarkan gurunya, hal inilah yang menjadi cambuk buat kami agar mereka tetap mengeyam pendidikan kendati jauh dari harapan,”jelasnya

Lebih lanjut Sujianto menuturkan Terkait oprasionalnya guru setempat tidak pembayaran atau iuran ke setiap siswa setiap bulanya, ia hanya menekankan bagai mana sekolah tersebut dapat berjalan proses belajar mengajarnya.

“Sementara ini murid murid yang bersekolah di Yayasan MI alhidayah tidak di pungut biaya alias di gratiskan,hal ini tujuanya agar menumbuh kembangkan minat sang anak dan juga orang tua, pasalnya karna bersekolah jauh banya siswa yang tidak bersekolah sehingga untuk sementara kita hanya memfokuskan mengajak orang tua agar menyekolahkan anak anaknya walau pun dengan kondisi seadanya,”ungkap Sujianto

Sementara itu Siti Aisah salah seorang guru menuturkan,berangkat dari keperihatinan terhadap anak anak dusun marga jaya kampung teladas, banyak yang tidak bersekolah sehingga tergerak membangun sekoalahan agar anak di dusun marga jaya dapat mengeyam bangku pendidikan.

“Jauhnya lokasi tempat bersekolah menjadi kendala sehingga anak anak dusun marga jaya enggan bersekolah, namun setelah berdirinya sekolahan Yayasan MI alhidayah  para anak anak masyarakat sekitar ada kesadaran dan minat bersekolah,”jelasnya

Siti aisah juga berharap kedepan ada peran serta pemerintah dapat memajuakan sekolahan Yayasan MI alhidayah. Pasalnya terkait gedung masih menumpang,” tampa peran serta pemerintah mungkin sulit akan maju dan berkembang Yayasan MI alhidayah ,”tandasnya (can)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *