Miris, Mesin Pengering Jagung Tidak Sesuai Harapan Petani Pakpak Bharat

Sumatera Utara, (Pena Berlian Online) – Petani merupakan produsen kebutuhan pokok. Awalnya petani sangat senang dan terharu atas kepedulian dan perhatian pemerintah daerah terhadap petani.

Namun sangat di sayangkan bila petani menerima bantuan dari Pemkab. Pakpak Bharat, Propinsi Sumatera Utara dimana bantuan berupa mesin pengering jagung tidak sesuai harapan para petani di salah satu Desa Boangmanalu, Kec. Salak, Kab. Pakpak Bharat, Provinsi Sumatera Utara.

Berdasarkan hasil pantauan dan informasi awak media Pena Berlian.com melalui salah seorang petani yang tidak mau di sebutkan namanya bahwa mesin pengering jagung yang mereka terima tidak sesuai harapan dan petani kecewa atas pemberian pemerintah daerah Kab. Pakpak Bharat. Mesin yang telah di terima para petani melalui kelompok tani bukan mesin pengering jagung tapi mesin yang mereka gunakan dari bantuan pemerintah daerah Kab. Pakpak Bharat menghasilkan jagung menjadi basah dan lembab. Sehingga para petani terpaksa harus melakukan tindakan mengeringkan jagung secara tradisional seperti menjemur jagung dengan cara terik matahari, (15/6/22).

Pada hal mesin pengering jagung yang di terima petani melalui kelompok tani tersebut telah di terima kurang lebih 4 bulan. Tetapi mesin tersebut masih jauh dari harapan petani di Kab. Pakpak Bharat. Sementara seperti di Kecamatan Salak, Kabupaten Pakpak Bharat, Propinsi Sumatera Utara bantuan yang di terima petani melalui kelompok petani jumlah mesin pengering jagung berjumlah kurang lebih 4 unit dan di duga seluruh mesin pengering yang di terima para petani tidak sesuai harapan petani dan mesin tersebut tidak di gunakan kembali oleh petani.

Diduga bantuan berupa mesin pengering jagung menelan biaya yang cukup besar dan negara maupun daerah mengalami kerugian atas pembelian mesin pengering jagung yang tidak sesuai harapan para petani.

“Buat apa mesin pengering ini ada dsni bila mesin ini tidak bisa kami (petani) di manfaatkan dan jauh dari harapan kami (petani),” ucap Asril Banurea seorang petani.

Diharapkan kepada Bapak Bupati Pakpak Bharat agar benar-benar serius untuk memberi bantuan kepada petani. Bukan hanya sebagai pencitraan Bupati kepada para petani. (Sanggup Boangmanalu/ Siappada Boangmanalu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *