LAMPUNGBARAT (PBO) – Palang Merah Indonesia (PMI) mendukung penuh komitmen pemerintah untuk menjadikan Lampung Barat (Lambar) sebagai kabupaten tangguh bencana. Hal tersebut dapat dilihat dengan telah dilaksanakannya kegiatan Pengurangan Risiko Bencana Terpadu Berbasis Masyarakat (PERTAMA) di 3 (tiga) pekon oleh PMI, yaitu Pekon Sukamarga, Tuguratu, dan Ujung.
Ketua PMI Lambar, Edi Novial, menjelaskan upaya pembangunan ketahanan dan ketangguhan yang dilakukan, diupayakan semaksimal mungkin memberikan solusi berkelanjutan terhadap penurunan risiko bencana, pembangunan karakter dan perilaku tangguh bencana serta kesinambungan pembangunan di desa/kelurahan.
“Hal ini sejalan dengan implementasi dari penyelenggaraan kepalangmerahan, khususnya pada pasal 7 ayat 2 PP Kepalangmerahan yaitu membantu pembangunan masyarakat tangguh bencana,” ujar Edi, Sabtu (23/10/2021).
PMI Lambar, kata Edi, akan terus berupaya memperluas jangkauan pelaksanaan kegiatan PERTAMA hingga seluruh kecamatan yang ada di Lambar. Edi meyakini, dengan dukungan pemerintah setempat dan seluruh komponen masyarakat yang ada, PMI dapat melaksanakan kegiatan tersebut di seluruh kecamatan.
Edi menjelaskan, PMI Lambar memiliki sumber daya manusia yang mumpuni untuk melaksanakan kegiatan tersebut. Saat ini, kata dia, pihaknya tengah menugaskan sekretaris PMI Lambar yang juga mantan ketua Persatuan Wartawan Indonesia Lampung barat, Vicky Andrias, untuk menjadi fasilitator dalam salah satu rangkaian kegiatan membangun desa tangguh yang dilaksanakan oleh PMI Kabupaten Manggarai Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sekretaris, kata dia, ditugaskan karena memiliki kompetensi dan lisensi di sejumlah daerah yang menjadi fokus program PERTAMA PMI Kabupaten Manggarai.
Setiap penugasan yang dilakukan oleh PMI, berdasarkan kompetensi dan lisensi masing-masing personel pada setiap bidang pelayanan. Penugasan personel PMI Lambar untuk bertugas di Kabupaten Manggarai, NTT tersebut jelas Edi, berdasarkan surat PMI Provinsi Lampung Nomor 105/I.09.00/DIKLAT/X/2021 Perihal Permohonan Fasilitator.
“Kita sangat berbangga karena kita memiliki SDM yang cukup mumpuni, bahkan dipercaya untuk bertugas sejumlah daerah di luar Provinsi Lampung. Hal ini tentu juga harus kita manfaatkan sebaik mungkin untuk membangun daerah kita,” terangnya. (ismail MB)

