LAMPUNG BARAT (Pena Berlian Online)- Mahasiswa Universitas Lampung (Unila) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Lampung Barat, membangun 15 titik rumah baca (lamban baca).
Mahasiswa KKN ini berkolaborasi dengan komunitas Literasi yang tergabung dalam Forum Literasi Lampung Barat (FLLB) membangun lamban baca di Pekon Puralaksana dan Karang Agung, Kecamatan Way Tenong, Minggu 28 Juli 2019.
Tujuan membangun lamban baca ini dalam rangka mendekatkan fasilitas baca sebagai prasyarat terwujud nya cita-cita bersama menjadikan Lampung Barat sebagai kabupaten literasi.
“Kami (Mahasiswa KKN Unila) sangat mendukung langkah , selaku Bupati Lambar terkait pembangunan Gerakan Literasi. Beliau menjadikan literasi sebagai unsur penting pembangunan sumberdaya manusia di Lambar” ujar Koordinator acara, M Abdel Tasman seperti dalam release yang diterima , Senin 29 Juli 2019.
Menurutnya, apa yang dilakukan Pemkab Lambar menjadi angin segar ditengah kelesuan dunia literasi di Provinsi Lampung.
“Saya dan kawan-kawan berharap aktivitas KKN (Pembangunan Lamban Baca) dapat berguna dan bermanfaat bagi warga lambar. Dan menjadi pemicu bagi pengembangan literasi di Kabupaten dan Kota làin nya di Lampung,” kata Mahasiswa FKIP Unila ini.
Ibu Partinia selaku Ketua Tim Gerakan Literasi Daerah (GLD) Lambar menyambut positif langkah mahasiswa KKN Unila di sejumlah Pekon di Kecamatan Way Tenong.
Ibu tiga anak yang akrab disapa Mak Cik ini berharap program ini (Pembangunan Lamban Baca) dapat dilakukan oleh Mahasiswa KKN Unila lain nya diseluruh wilayah yang ada di Lambar.
“Pembangunan Lamban Baca merupakan wujud dari pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi. Pendidikan berkarakter fondasi pembanguan SDM di Lambar tegas nya.
Program literasi di Kabupaten Lampung Barat dicanangkan oleh Bupati Parosil Mabsus pada 2 Mei 2019 dan dituangkan nya melalui Peraturan Bupati (Perbup) No 19 tahun 2018.(Tl/Ismail)

