PESAWARAN, (PENA BERLIAN ONLINE) – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesawaran bakal menyelenggarakan kerja sama dengan instansi pendidikan setempat guna menindaklanjuti pelanggaran lantas yang kerap dilakukan oleh pelajar.Kepala Satlantas Polres Pesawaran AKP Ridho Rafika mengungkapkan, pihaknya akan menjalin MoU dengan sekolah agar siswa yang tidak patuh dan terbukti melakukan pelanggaran, juga bisa diberi sanksi dari sekolah.
“Bagi siswa yang melanggar dan tidak taat lalu lintas, sanksinya sampai bisa tidak dinaikkan kelas,” tutur Ridho, Sabtu (1/9) dalam acara Semarak Festival Satlantas Polres Pesawaran 2018. Kegiatan itu diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-63 Polantas.Ridho mengungkapkan, upaya satlantas sejauhi ini adalah membatasi pelajar berkendara mengingat mayoritas belum cukup umur dan belum memiliki surat izin mengemudi (SIM).
Selain itu, tambah dia, mayoritas kecelakaan lalu lintas terjadi pada usia pelajar.Karena itu, dia menyarankan para pelajar menggunakan sepeda ketimbang sepeda motor.Upaya tersebut guna menekan angka kecelakaan lalu lintas.Ridho menambahkan, dalam kegiatan Semarak Festival Satlantas Polres Pesawaran 2018 juga dilaksanakan kampanye keselamatan lalu lintas yang diikuti berbagai elemen.Ia mengungkapkan dalam kegiatan itu pihaknya mengampanyekan tata berlalu lintas yang baik.
Tidak hanya itu, satlantas juga menggandeng pamong untuk memberikan pengertian kepada masyarakat tentang berlalu lintas yang baik.Dia berharap pemahaman warga Bumi Andan Jejama meningkat terkait ketertiban berlalu lintas.Dalam festival itu, juga diadakan sejumlah kegiatan, di antaranya konvoi kendaraan tertib berlalu lintas, video iklan layanan masyarakat, donor darah dan swafoto bersama Satlantas Polres Pesawaran.
Diimbau Hindari Jalinbar
Petugas Polres Tanggamus mengimbau kendaraan yang menuju Bengkulu agar beralih menggunakan jalur jalinteng Sumatera buntut putusnya ruas jalan lintas barat di Km 20 Pekon Mandiri Sejati, Kecamatan Krui Selatan, Kabupaten Pesisir Barat.Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Tanggamus AKP Dade Suhairi mengatakan jalan alternatif jalinbar putus total akibat hujan deras.
“Keterangan dari Polres Lampung Barat, Jalinbar di ruas jalan tersebut lumpuh total, tidak bisa dilintasi kendaraan R2, R4 maupun R6,” ujarnya, Sabtu (1/9) kemarin.Walaupun air sudah surut, tambah dia, dikhawatirkan roda kendaraan pasir yang becek.Karena itu, mengimbau pengguna jalan menuju lambar dan Bengkulu tidak melintas di Jalinbar.Bagi yang sudah terlanjur masuk ke wilayah Kabupaten Pringsewu diimbau melalui jalan alternatif dari Peringsewu – Way Rarem, Bukit Kemuning, Liwa Lampung Barat atau kembali ke lintas tengah Bandar Lampung. (trb)

