Lampung Darurat Narkoba, Peringkat Tiga Sumatera dan Enam Nasional

Bandar Lampung (Pena Berlian Online) – Sebagai pintu gerbang Sumatera, Lampung menjadi wilayah yang sangat rentan dengan peredaran narkoba. Saat ini Lampung menempati urutan nomor 3 peredaran narkoba tertinggi di Indonesia.Sama seperti sebelum tahun 2015, Lampung juga pernah berada di rangking 6 nasional. Namun berkat kesigapan ribuan satgas narkoba yang digagas Kapolda kala itu Brigjen Pol Ike Edwin yang kini menjabat Sahlisospol Kapolri. Peredaran narkoba di wilayah setempat menurun ke urutan ke-16 nasional.

Melihat kondisi itu pastilah sangat memprihatinkan bagi semua masyarakat Lampung. Dan tentu beralasanlah jika segera dibentuk kembali Satgas narkoba. Tentu dibutuhkan sosok atau figur untuk menghidupkannya kembali.“Tahun 2015, Lampung rangking 6 nasional, lalu turun di tahun rangking 16 nasional berkat satgas narkoba dari propinsi sampai kota / kabupaten. Saat ini untuk tingkat Sumatera, Lampung urutan nomor 3 dan nomor 6 Nasional. Tentunya ini sangat memprihatinkan,” ungkap Dang Ike.

Langkah pengentasan narkoba tentunya perlu dilakukan. Salah satu program yang telah dilaksanakan yakni membentuk satgas narkoba di tiap-tiap wilayah. Hal ini penting, karena pengawasan Narkoba tidak hanya bisa dilakukan aparat, namun juga harus melibatkan warga.“Sebelumnya Satgas Anti Narkoba telah dibentuk di seluruh kabupaten/kota di Lampung, sekarang tinggal berpikir bagaimana menghidupkannya kembali. Langkah inilah yang harus dilakukan. Dengan adanya satgas Narkoba, mudah-mudahan peredaran narkoba bisa lebih terawasi,” imbuhnya.

Terkait isu Lampung darurat narkoba juga pernah disampaikan oleh Gubernur Lampung terpilih Arinal Djunaidi. Ketua DPD I Partai Golkar Lampung itu menuturkan, saat ini sudah darurat narkoba, kita nomor 3 di Indonesia. Untuk mencegah dan memberantas narkoba itu, kata Arinal, tidak bisa dikerjakan sendiri ataupun pemerintah. “Tentunya harus bersama-sama. Yuk kita sama-sama turun perangi narkoba,” ujarnya.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *