Lampung Cetak Sejarah, Dibangun Observatorium Pengalihan Peneropongan Bintang Tertua di Indonesia

BANDAR LAMPUNG, (PENA BERLIAN ONLINE) – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona ikut dalam mencetak sejarah Peletakan batu pertama (ground breaking) Pembangunan Observatorium di Gedung Information Center Tahura Wan Abdul Rahman, Gunung Betung Kemiling, Bandarlampung akan menjadi sejarah baru bagi Provinsi Lampung, Sabtu (20/10).

 

Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona bersama 34 prasasti telapak tangan pencetus utama dibangunnya observatorium, terdiri dari 15 nama dari 8 negara tetangga di Asia Tenggara dan satu dari Amerika Serikat, 12 dari Indonesia, 7 nama dari Pemprov Lampung, dan 1 Bupati Kabupaten Pesawaran, Dendi Ramadhona.

Kepala Dinas Pariwisata, Ekonomi dan Kreatif Kabupaten Pesawaran Sri Nugraini mengatakan tujuan dibangunnya Observatorium itu, riset pengalihan Observatorium Bosscha yang menjadi salah satu tempat Peneropongan Bintang tertua di Indonesia.”Observatorium Bosscha dibangun oleh Nederlandsch-Indische Sterrenkundige Vereeniging atau Perhimpunan Bintang Hindia Belanda, namun sekarang terkena polusi cahaya dan tidak efektif lagi,” jelasnya, Sabtu (20/10). (jpn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *