PRINGSEWU (PBO) – Dalam konser Indonesia Menang dengan menghadirkan Sabyan Gambus diwarnai dengan pengusiran sejumlah insan Pers yang ada di bumi jejama secancanan Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung.
Kegiatan konser yang digelar di lapangan kuncup Kelurahan Pringsewu Barat, Kecamatan Pringsewu ini menuai pertanyaan dari sejumlah masyarakat.
Semula, konser Sabyan Gambus dibarengi dengan kampanye Presiden paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandi dirubah dengan acara tatapmuka dengan penggemar Sabyan.
Pengusiran terjadi saat para awak media hendak mengambil gambar untuk pemberitaan pagelaran acara konser Sabyan Gambus tersebut.
“Kami hendak mengambil gambar Sabyan dan crew, datang dari salah satu ormas serta panitia mengusir sambil mendorong semua wartawan yang diatas panggung,” kata Darma Winanda wartawan SKH Swara Lampung, Selasa (19/03/2019).
Hal senada dikatakan, Muhammad Iqbal reporter FSTV juga mengalami hal yang sama, dirinya dan rekan sejawatnya sekitar belasan orang dipaksa turun dari panggung.
“Sebenarnya kejadian hal seperti ini tidak terjadi dalam konser yang dibalut dengan kampanye paslon presiden nomor 02, seharusnya panitia penyelenggara lebih peka dengan identitas ID Card yang dikeluarkan oleh kawan-kawan wartawan,”ungkapnya.
Lebih lanjut, M. Iqbal menjelaskan, acara tersebut meriah dan diketahui masyarakat juga berkata media.
Harapannya, sambung M. Iqbal panitia penyelenggara jangan alergi terhadap wartawan yang hadir.
“Kerja kami ikhlas sebagai wartawan untuk mengabarkan, tapi, cukup disayangkan dengan kejadian tersebut,”ujarnya.
Dengan kejadian pengusiran sejumlah awak media di konser Sabyan Gambus, perwakilan dari sekber Lampung palson presiden 02 Prabowo-Sandi angkat bicara.
“Kejadian tadi kami tidak berniat mengusir kawan-kawan dari wartawan yang hadir, karena banyak pengunjung konser yang ada diatas panggung. Akhirnya, kami turunkan dengan melihat kondisi panggung yang sudah bunyi,”Kata Yasin.
Sementara, menurut Yasin sebagai ketua pelaksana di kabupaten Pringsewu menerangkan, untuk panitia penyelenggara tesebut langsung dari sekber Lampung.
“Untuk mengkonfirmasi lebih jelasnya silahkan hubungi kesekber lampung, bisa langsung hubungi pak Ilham dan ayah Romi yang bertanggungjawab, mereka sudah pulang duluan satu mobil dengan Nisa Sabyan Gambus menuju bandar Lampung,”pungkasnya. (*)

