Bandung, (Pena Berlian Online)- Di acara ulang tahun komunitas INGKUR ‘Indung Kuring’ (Ibu Saya) Minggu 18/12/2022. Di Padepokan Seni Mayang Sunda Jln Peta No 209, Yang dihadiri oleh Kadisbudpar Kota Bandung Bapak Arief Syaifudin dan para tokoh Kasundaan, serta para komunitas yang di Jawa Barat
Acara kesundaan ini menggelar sungkeman pada ibu ibunya masing ,sangat mengharukan semua yang hadir larut dalam tangisan mengingat pada ibu ibunya masing masing, acara milangkala ini di isi ceramah keagamaan oleh ustadz Dada Rosada serta pagelaran kesenian budaya sunda, Rampak Sekar, Calung dan reog ibu ibuna, pencak silat, jaipong , karinding. Di bintang tamu Manah Bungsu Bandung.
Ketua INGKUR Ummi Ipah menjelaskan terbentuk nya INGKUR terinspirasi dengan hari ibu (22 Desember) bertujuan mengajak untuk berbuat baik pada ibu (Kudu Hade Ka Nu Jadi Indung) dan kedepannya aktif di bidang sosial dan ekonomi, tanggapan Bapak Arip Kabuspar Kodya Bandung komunitas ini sangat baik dan harus dilestarikan budaya berbaik pada ibu serta mengharap kegiatan ini terus berlanjut.
Tak lupa Sesepuh Kasundaan Abah Alam Kawargian menerangkan komunitas INGKUR sangat sesuai dengan budaya Sunda harus sayang dan berbaik pada ibu.
Rakha Aditya sebagai ketua pelaksana memaparkan kepada wartawan pena berlian, acara ini bisa terlaksana hasil dari kerja keras dan kerja semua panitia pelaksana, pengurus dan semu anggota ingkur dan berharap kegiatan positif ini jadi agenda rutin tahunan organisasi komunitas Indung Kuring
Wartawan: Heri Gunara

