Ketua DPRD Pakpak Bharat Terima Keluhan Petani, Tentang Alat Pengering Jagung

Pakpak Bharat, (Pena Berlian Online) – Setiap musim hujan petani jagung, petani jagung di Kab. Pakpak Bharat Propinsi Sumatera Utara mengalami kerugian besar. Sangat di harapkan bantuan dan perhatian yang serius dari Pemerintah Daerah, Propinsi maupun Pemerintah Pusat. Namun sungguh sangat menyayangkan dan mengecewakan apa yang di harapkan para petani dari Pemkab. Pakpak Bharat jauh dari harapan masyarakat petani terhadap bantuan dari pemerintah daerah ternyata alat pengering jagung tidak sesuai harapan petani jagung.

Dari hasil wawancara awak media Pena Berlian.com kpd salah seorang anggota DPRD Kab. Pakpak Bharat di kediamannya menyatakan akan segera menindaklanjuti atas informasi dan pengaduan berupa keluhan masyarakat petani terhadap alat pengering jagung yg tidak sesuai harapan para petani jagung, “ucap Hotma Ramles Tumanggor. (19/06/22)

Hal ini sungguh menyakitkan hati para petani jagung yang menerima alat pengering jagung tetapi tidak sesuai apa yang mereka harapkan. Pada hal alat pengering jagung tersebut di berikan secara simbolis kepada para petani di lapangan Dinas Pertanian Kabupaten Pakpak Bharat, Propinsi Sumatera Utara yang menelan biaya kurang lebih 1 Miliar dari agaran yang saat ini belum bisa di pastikan asal usul dari mana anggaran pembelian alat pengering jagung tersebut serta turut mengundang oleh Kepala Desa dan beberapa pengurus Kepala Desa, “tambah Tumanggor.

Hingga berita ini di turunkan pihak DPRD Kab.Pakpak Bharat melalui Komisi III akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) terhadap instansi terkait dengan Dinas Pertanian dan masyarakat atas keluhan masyarakat petani jagung terhadap alat pengering jagung yang tidak sesuai harapan petani jagung.

“Hotma Ramles Tumanggor berharap agar apa yang dikerjakan pemerintah daerah Kab. Pakpak Bharat dapat melakukan pemberian bantuan berupa alat pengering jagung sesuai harapan petani jagung untuk menunjang dan meningkatkan produktifitas hasil pertanian para petani jagung, “harap politikus dari Partai Demokrat.

Bila ada dugaan penyelewengan dan penyalahgunaan anggaran pembelian alat pengering jagung maka saya serahkan kepada aparat penegak hukum (APH) untuk menindaklanjuti dugaan penyelewengan dan penyimpangan anggaran pembelian alat pengering jagung tersebut,” tegasnya. (Siappada Boangmanalu/Sanggup Tulus Boang Manalu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *