Surabaya, (Pena Berlian Online) – Artis senior yang akrab dipanggil Cak Sapari telah dipanggil yang Maha Kuasa,Selamat Jalan Cak Safari (79), tugasmu didunia sudah selesai,canda tawamu di panggung akan tetap dikenang oleh arek arek Surabaya. Kamis (15/09/2022)
Tiga perkara manusia tidak akan tau rezeki, jodoh dan kematian, sosok yang penuh sahaja, rasa humor yang sangat tinggi membuat para sahabat dan seniman Ludruk Jawa Timur merasa berduka yang mendalam dan kehilangan akan sosok yang baik hati dan penuh pengertian beliau adalah Cak Sapari Suhendra (79) beralamat Jalan Simo Mulyo Baru Blok 3C/10 Surabaya.
Guyonan yang selalu dikenang dan memberi makna edukasi para juniornya, “Menungso nang ndonyo iku mampir ngombe, tapi gak mangan, ojok dumeh,ojok sombong,wong mesti onok apese lek wes apes rasakno dewe,” (Manusia di dunia itu hanya singgah minum air, tidak makan, jangan sewena-wena, jangan sombong, manusia itu ada sialnya, kalau sudah sial kamu sendiri yang merasakan),” sebuah kalimat yang menyentuh hati dan mengingatkan kita arti hidup yang sebenar-benarnya.
Orang yang paling bersedih atas meninggalnya Cak Sapari, istri tercinta Suryaningsih (67) yang begitu sabar mendampingi suami sampai di akhir hayatnya, dan 5 anaknya Yuli, Junaidi, Pendik, Anwar, dan Dani.
Dani adalah anak yang paling bungsu mewarisi bakat seni Sapari, ia sering manggung dengan grup bandnya dari cafe ke cafe. Di sela sela waktu manggung, Dani membantu Suryaningsih dan Anwar merawat Sapari (ayahnya).
Setahun terakhir dikabarkan terkena imbas dari pademic membuat kondisi spikis Sapari sempat terganggu karena perubahan jadwal manggung dan mengakibatkan penghasilan menurun.
Di awal tahun 2022 Cak Sapari mengeluhkan batuk-batuk yang tak kunjung sembuh dan akhirnya di bulan Juli 2022 lalu harus dirawat di Rumah Sakit hingga akhirnya boleh dibawa pulang rawat jalan.
Selamat jalan Cak Sapari, tugasmu sebagai seniman Ludruk akan tetap kita kenang ,karya-karyamu bisa memotivasi pendatang baru dalam kesenian Ludruk khas Jawa Timur, semoga amal kebaikanmu di dunia di terima di sisi-Nya, Aamiin. (Edy’s)

