Kejambon Kota Tegal Darurat Demam Berdarah, ada 6 Korban Meninggal Dunia

Tegal (Pena Berlian Online) – Pemakaman di Rw 6 jalan Flamboyan kejambon baru saja memakamkan ananda Alesha Nuhazahira (5) binti H. Syamsul Arief pada (29/06).

Ketua Rt 6/1 Rahadi menjelaskan Alesha adalah Korban keenam yang meninggal karena Demam Berdarah Dengue (DBD) diharapakan ini yang terakhir. Sebelumnya satu rumah terdapat 3 Kasus meninggal dunia satu rumah lainnya 2 kasus meninggal dunia.

“Tiga hari setelah kasus pertama dilakukan Fogging seminggu kemudian dilakukan fogging lagi oleh Puskesmas tegal timur “, ujarnya.

Penanganan sudah dilakukan Dinas Kesehatan melalui Puskesmas Tegal Timur dengan melakukan fogging.

Koordinator penanganan DBD Dinas Kesehatan Kota Tegal Winarso menjelaskan Fogging adalah upaya terakhir setelah melakukan sosialisi pemberantasan DBD dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN).

“Yang paling efektif dalam mencegah dan mengendalikan DBD adalah PSN ini membutuhkan kesadaran masyarakat”, terangnya.

Lebih lanjut winarso menjelaskan bahwa fogging hanya membunuh nyamuk dewasa saja jentik nyamuk masih tetap bisa menetas dan berkembang, hanya pemberantasan sarang nyamuk yang bisa memberantas jentik atau larva nyamuk.

Dalam kurun waktu yang sama selain Kejambon juga Muarareja terdapat kasus DBD dan sudah mulai dilakukan Fogging. Penggerakan masyarakat terus dilakukan untuk kesadaran PSN sampai kasus ini turun pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *