Jalan Pekon Sinarbaru tak Kunjung Diperbaiki, Masyarakat Merasa di Anak Tirikan

PRINGSEWU (PBO) – Jalan dan gorong-gorong tak kunjung dibangun, masyarakat Pekon Sinarbaru Kecamatan Sukoharjo kecewa dan merasa di anak tirikan. Padahal, jalan tersebut hanya sepanjang satu kilo meter itu akhirnya dibangun dengan swadaya oleh masyarakat.

Gorong-gorong yang tepatnya di jalan Sinarbaru tepatnya depan masjid Al-Ikhlas , ambrol sejak dua tahun yang lalu belum juga dapat perhatian dinas PU kabupaten setempat .

Akhirnya, inisiatif masyarakat setempat membagun gorong gorong dengan swadaya tersebut merupakan bentuk protes masyarakat Sinarbaru yang selama ini, dinas PU setempat hanya janji-janji belaka, bahkan ruas jalan sepanjang satu kilo meter pekon sinar baru yang lama rusak belum juga terealisasi.

Kekecewaan itu diungkapkan oleh tokoh masyarakat setempat, Daliman yang juga mantan pegawai PU yang kesal melihat jalan dan gorong -gorong di jalan pekon sinar baru yang merasa di anak tirikan hingga kini belum dapat perhatian pemerintah daerah.

“Miris bila melihat jalan sepanjang satu kilo meter, belum juga dapat perhatian dinas PU terkait ,sedangkan pihak pekon juga tokoh masyarakat sudah bertahun tahun mengajukan perbaikan jalan juga gorong-gorong. Akhirnya, pembagunan gorong-gorong oleh masyarakat dengan dana swadaya, itu bentuk protes sebelum terjadinya kecelakaan karena ramainya kendaraan yang lalu-lalang,” ungkap dia kepada Penaberlian.com, Minggu (29/08/2021).

Hal senada juga dikeluhkan tokoh agama di pekon tersebut, H Amin menurutnya jalan pekon sinar baru selayaknya sudah diperbaiki. Lantaran sudah puluhan tahun belum dapat pembagunan.

Parahnya lagi, kata dia, gorong-gorong di depan masjid Al-Ikhlas yang lama jebol (rusak) yang sering mengalami kecelakaan bagi penguna jalan, belum juga dipebaiki, ini seharusnya jadi perhatian pemerintah.

“Kami masyarakat berharap gorong-gorong di depan Masjid agar segera diperbaiki. Jalan itu menghubungkan dua kecamatan menuju kabupaten. kami berharap Abah Sujadi mendengar keluhan masyarakat Sinarbaru,” harap dia.

Untuk di ketahui, jalan Sinarbaru dibangun sejak Pemerintahan masih menyatu dengan kabupaten Tanggamus, Sampai sekarang sudah menjadi kabupaten Pringsewu belum juga dapat perhatian(Bambang)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *