PRINGSEWU (PBO)- Inspektorat melalui Irban 2 Heriyadi Indera akan menindaklanjuti terkait pemberitaan adanya setoran Dana DAK ke dinas pendidikan Pringsewu seperti yang di utarakan oleh salah satu kepala sekolah SDN 1 Sinar Baru Farida Astuti SPd. Kepada awak media.
Heriyadi Indera Irban 2 yang membawahi kecamatan sukoharjo,adiluih dan pagelaran akan segera memanggil kepala sekolah SDN1 Sinar baru terkait celotehan nya yang mengatakan dinas pendidikan meminta setoran di muka kepada kepala sekolah yang menerima bantuan DAK.
“Saya akan panggil itu kepala sekolah SDN 1 Sinar Baru ” dan meminta keterangan nya bahwa dirinya dimintai setoran di awal oleh dinas pendidikan .Saya akan mintai keterangan nya apakah benar dirinya di mintai setotan sejumlah uang oleh dinas pendidikan.
Kalau memang benar dinas pendidikan meminta setoran uang pelicin agar Bantuan DAK untuk Sekolahnya di golkan itu jelas melanggar pasti akan kita tindak lanjuti.
Besok baik itu dinas pendidikan dan kepala sekolah SDN 1 Sinar Baru akan saya mintai keterang nya terkait celotehan Farida Astuti yang sudah heboh di media cetak dan elektronik.
Kita akan klarifikasi dulu kedua belah pihak siapa yang salah tetap akan di tindak kata heriyadi indera irban wilayah 2 kamis (16/11/2017) di ruang kerjanya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan pringsewu H Tri Prawoto, saat di hubungi via telpon mengatakan masalah DAK itu kan ada yang ngurus yaitu Kabid Dikdas.
Saya tidak pernah meminta setoran uang kepada kepala sekolah calon penerima DAK.
Sampai saat ini saya katakan satu rupiah pun saya tidak menerima uang dari kepala sekolah seperti yang di beritakan oleh media.
Tri Prawoto menyangkal bahwa adanya dinas pendidikan meminta setoran kepada calon penerima DAK. Syarat penerima DAK yaitu harus sudah terdaftar melalui dapodik.
Seterusnya ada SK kementrian barulah sekolah yang sudah punya SK kementrian dinyatakan dapat menerima Bantuan DAK.
Dijelaskan oleh Tri Prawoto semua yang berkaitan dengan bantuan DAK itu ditangani oleh tim khusus yaitu Bidang pendidikan Dasar atau Kasi SD dan SMP. Yang lebih paham adalah Bidang pendidikan Dasar(Dikdas) kata tri prawoto saat di hubungi melalui via telvon kamis (16/11/2017).
Diberitakan sebelunnya karena kecewa kepala sekolah SDN 1 Sinar Baru (Farida Astuti) blak blakan ” bahwa didinas pendidikan dan kebudayaan pringsewu penuh dengan sarang mafia dan korupsi bahkan farida Astuti sempat melaporkan Dinas pendidikan dan kebudayaan pringsewu kepada wakil bupati pringsewu, paparnya. (Tim)

