LAMPUNGTENGAH (PBO) – Dewan Pengurus Cabang Pemuda Batak Bersatu (DPC PBB) Lampung Tengah merasa terpanggil untuk menyiasati serta mengambil sikap, selanjutnya melakukan langkah-langkah yang dapat dilakukan agar setiap pemeluk agama khususnya bagi umat Nasrani dapat menjalankan ibadah dengan aman dan damai.
Langkah tersebut dilakukan menyikapi terjadinya peristiwa peledakan bom di Gereja Katholik Makassar Sulawesi Selatan dan penyerangan senjata api oleh oknum seorang wanita di Mabes Polri di Jakarta belum lama ini.
Dari hasil pembahasan yang begitu alot dalam rapat khusus yang telah diagendakan sebelumnya dengan topik pembahasan _”Peribadahan”._ yang berlansung sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, bertempat di kantor Sekretari DPC PBB Lampung Tengah yang beralamat di Jl.Raya Trans Sumatera Kacamatan Bumi Ratu Nuban (1/4/2021) akhirnya mengeluarkan keputusan, bahwa kami seluruh anggota DPC PBB Lampung Tengah sepakat untuk dapat bersinergi dengan aparat keamanan dalam hal ini TNI/POLRI/Banser NU serta aparat Pemerintah setempat untuk bekerja sama melaksanakan pengamanan pelaksanaan ibadah umat Kristiani di setiap titik yang ada di wilayah Lampung Tengah
mulai Jum’at 2 April 2021 yaitu yang disebut dengan Ibadah _”Jum’at Agung”_ dan Minggu 4 April 2021 yang disebut dengan Ibadah _”Paskah”_ dengan estimasi waktu yang sudah ditentukan di setiap Gereja masing-masing.
Ketua DPC PBB Lampung Tengah, Firman Siagian serta jajarannya berharap dan mendo’akan agar ibadah yang dijalankan seluruh umat Kristiani dapat berjalan dengan lancar dan penuh rasa nyaman dan damai.
“Marilah tetap kita jalin solidaritas, toleransi, kerukunan serta gotong royong sebagai sesama anak bangsa serta selalu menjaga persatuan dan kesatuan kita sebagai warga negara yang kita cintai ini”, harapnya.
Firman Siagian juga mengajak agar kita bersama-sama ciptakan hidup yang nyaman dan damai agar hidup selalu indah.
“Salam damai bagi saudara-saudaraku se Bangsa dan se Tanah air”, pungkasnya. (Amin Ma’ruf / G.Simanjuntak)

