Metro, (PENA BERLIAN ONLINE) – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Metro Merayakan puncak peringatan Hari Kartini ke-139 dengan mengambil tema “Melalui Peringatan Hari Kartini Kita Perkuat Kesetiakawanan Sosial untuk Mewujudkan Kesejahteraan”, Kamis (19/04).
Acara berlangsung di Wisma Haji Kota Metro dengan dimeriahkan pertunjukan seni, yang dihadiri oleh Walikota Metro. Turut hadir juga Wali Kota Metro dan Wakil Walikota Metro, Fokorpimda Kota Metro, Kepala OPD, para Asisten dan Staf Ahli, Penasihat GOW Kota Metro, Ketua GOW Kota Metro serta seluruh tamu undangan.
Ketua pelaksana Haita Yusuf memaparkan, maksud dan tujuan pelaksanaan Hari Kartini yaitu untuk ikut berpartisipasi dalam pembangunan dan memeriahkan Hut Kartini ke-139 di Kota Metro tahun 2018, serta meningkatkan kualitas hidup perempuan dalam berbagai aspek kehidupan dan pembangunan, guna mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.
“Pelaksanaan Hari Kartini mengadakan beberapa kegiatan, diantaranya seminar lomba rias wajah, pemeriksaan IVA, tabur bunga, bedah rumah, dan baksos. Puncak peringatan Hari Kartini berlangsung di Wisma Haji Al-Khairiyah”, tuturnya.
Pada sambutannya, penasihat GOW Kota Metro Heriyati Pairin menyampaikan bahwa setiap tahun kegiatan ini dilakukan guna memperingati hari kartini, dengan harapan, wanita di Kota Metro dapat terus memiliki peran penting seperti Raden Ajeng Kartini.
Setelah sambutan, Walikota Metro bersama jajaran menyerahkan bantuan bedah rumah, lomba tatarias dan pemberian beras kepada kaum duafa/tidak mampu. Selanjutnya, Walikota Metro dalam sambutannya juga menyambut baik kegiatan rutin guna memperingati Hari Kartini, dengan harapan tahun ini dapat dijadikan instropeksi diri apakah telah berbuat sesuai dengan ajaran Raden Ajeng Kartini atau belum, dimana bukan hanya mengutamakan keterampilan saja, melainkan tetap menetapkan dirinya sebagai wanita yang harus membina keluarga dan mendidik putra-putrinya.
“Kaum perempuan merupakan mitra sejajar kaum laki-laki, dengan tetap memiliki peran yang mulia sebagai seorang perempuan dan dapat terus menjadikan Ibu Kartini sebagai pelopor untuk memajukan kaum perempuan indonesia pada umumnya” tutupnya.(Medi)

