Jakarta, (Pena Berlian Online) – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaeman mengikuti rapat dengar pendapat dengan Sekjen dan Plh Dirjen Minerba Kementerian ESDM RI dan RDPU di Komisi VII DPR RI di Ruang Rapat Komisi VII DPR RI di Jakarta pada Kamis (8/9/2022).
Menolak perpanjangan kontrak PT Vale di kabupaten Luwu Timur.hal tersebut mendapat tanggapan dari berbagai pihak,diantaranya anggota DPRD Provinsi Sulsel, Dr.H.Husmaruddin.,S.E.,M.M., asal Tana Luwu, dari fraksi Partai Amanat Nasional (PAN).
Husmaruddin yang biasa disapa HMD, menuturkan berharap kepada pihak stachloder dalam hal ini yaitu pemerintah Provinsi sulsel, jangan tergesa-gesa mengambil keputusan mengajak duduk bersama dan pikirkan dimulai dari hal-hal terkecil.
“Kita perlu pendalaman asas manfaat kehadiran PT Vale selama 53 tahun dari kegiatan sosial untuk masyarakat adat. Kedua, masalah pendidikan studi lanjut S2 dan S3 selama ini beasiswa S1 baru ditanggung APBD. Diharapkan Pemkab Lutim bersama PT Vale mempersiapkan putra-putri terbaik untuk bisa studi lanjut S2 dan S3 diluar negeri, terutama di bidang pertambangan, dan lainnya,” ujarnya.
“Mari duduk bersama merumuskan, betulkah ada manfaat dan kalau dilanjutkan, apa catatan-catatan yang dirumuskan bersama wakil rakyat dan tokoh-tokoh Wija To Luwu,” terang politisi PAN yang dikenal dengan tagline HMD Anak Desa.
DPRD Provinsi SulSel Mengadakan rapat dengan Badan Pengurus Wilayah (BPW) Kerukunan Keluarga Luwu Raya (KKLR). Rapat berlangsung di Lounge Lantai 1 Tower DPRD Sulsel, Makassar, Rabu ( 14/9/22) sore.
Dari legislator Sulsel, yang hadir Andi Hatta Marakarma, H Husmaruddin (HMD), Rakhmat Kasjim, Marjono, Wahyuddin Nur, dan Taqwa Muller. Dari BPW KKRL Sulsel hadir Ir H Hasbi Syamsu Ali MM (ketua umum), Dr Thalib Mustafa, H Abdul Madjid Tahir, dan lainnya. (Bahrun)

