LAMPUNG TENGAH (Pena Berlian Online) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung tengah mengelar rapat Paripurna Pergantian Antar Waktu (PAW) tiga wakil rakyat setempat, Jum’at (21/9). Pergantaian antar waktu dilakukan kepada tiga anggota Fraksi PDI Perjuangan yakni J Natalis Sinaga, Hi. Ruslianto, dan Wayan Suartame.
Dua nama pertama di ganti karena tersangkut masalah hukum dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Semetara Wayan Suartame diganti karena dianggap indisipliner. Posisi mantan wakil ketua I, J Natalis Sinaga digantikan oleh Made Ardana, sementara Hi. Ruslianto digantikan oleh Nimade Winarti dan Wayan Suartame digantikan oleh Dawir Ibrahim. Made Ardana mengatakan jika dirinya siap menjalankan perintah Paertai, dan menjaring aspirasi konstitunya.
Tak hanya itu, ia juga siap untuk menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. “Saya akan maksimal disisa masa jabatan ini, apa yang menjadi tugas wewenang sebagai wakil rakyat tentu akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab” Ujarnya. Pada Rapat paripuran tersebut juga diselengarakan pidato pertama Loekman Djoyosoemarto sebagai Bupati Lampung Tengah Pasca pelantiakannya pada Kamis 20/9 lalu. Loekman mengajak semua pihak untuk bisa saling merangkul.
“Pidato pertama saya ini bertepatan dengan hari perdamaian Internasional, untuk itu saya mengajak semua unsur masyarakat dan pemerintah untuk bisa saling menguatkan dan menjaga perdamaian,” kata Loekman. Di penggalan pidato perdananya Loekman mengutip pidato Presiden RI Pertama Soekarno. Ia mengibaratkan jika setiap pribadi satu batang sapu lidi” kata Pak Sukarno, jika satu batang lidi sendiri saja tidak ada artinya, jika bersatu maka akan menjadi kekuatan,” kutipnya. (advertorial)

