Bandar lampung, (Pena Berlian Online) – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni 2022, pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung mengadakan kegiatan upacara di Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung di Jalan Sukarno Hatta, Rabu (1/06/20220.
Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung. Anggota DPR RI Dapil Lampung 1 dan 2, fraksi PDI Perjungan, seluruh badan partai DPD PDI Perjuangan, kader, dan simpatisan PDI Perjuangan Provinsi Lampung.
Dalam sambutannya mewakili Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung, Sudin, SE selaku Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung. Ir. Sutono. M.M menyampaikan Pancasila lahir pada 1 Juni 1945, dan Pancasila adalah dasar negara Indonesia. Kemerdekaan di ibaratkan Perkawinan, ada yg belum berani kawin karena belum memiliki rumah dan gedung, ada yang belum berani kawin kalau belum mempunyai meja dan tempat tidur, tapi saya berani kawin karena saya mempunyai saudara-saudara Marhaein yangg hanya punya tikar dan periuk nasi.
Jika kita ingin mendirikan suatu negara yang merdeka maka kita harus mempunyai dasar pemikiran “Semua buat Semua”. Pancasila merupakan dasar negara yang di usulkan oleh Ir. Seokarno, jikalau bangsa Indonesia tidak bersatu dan bertekad mati matian untuk merdeka tidaklah kemerdekaan Indonesia itu akan menjadi milik bangsa Indonesia buat selama lamanya.
Amanah Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri pada 1 Juni 2010, “Pancasila telah menjadi norma fundamen, filsafat, pikiran yang sedalam-dalamnya. Jiwa serta hasrat yang sedalam-dalamnya untuk diatasnya didirikan Negara Indonesia Merdeka yang kekal dan abadi. Dasar yang diperlukan sebagai syarat agar kita bisa mengklaim diri sebagai sebuah negara merdeka.
Dan di kutip dari pidato Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri pada 1 Juni 2016, “Selamat Hari Lahir Pancasila, bangkitlah bangsaku dengan spirit Pancasila 1 Juni 1945, jadilah Pancasila sebagai Way of Life bangsa Indonesia. Pancasila adalah prinsip dasar sekaligus jalan yang harus kita ambil untuk terus melangkah, terus berjalan, terus bergerak, teruslah bersama dalam perjuangan mencapai masyarakat adil dan makmur, lahir dan batin sampai terwujudnya Indonesia Raya, Indonesia yang selama lamanya merdeka,” pungkasnya. (Muzakkir)

