TULANG BAWANG (PBO)-Posko Perjuangan Rakyat (POSPERA) DPC Tulang bawang tuding Pihak Pengelola SPBU 12.345.107 yang terletak di Wilayah Menggala, Kabupaten Tulang bawang ada permainan dalam pendistribusian Bahan Bakar Jenis Premium. Pasalnya dalam beberapa bulan terakhir masyarakat khususnya warga Menggala sangat kesulitan mendapatakan Bahan bakar Premium.
Hal itu diungkapkan langsung Ketua Pospera DPC Tulang bawang pada saat pertemuan bersama Pihak SPBU setempat. Usai melakukan rapat Konsolidasi di Sekretariat Jalan Cendana, Kecamatan Menggala. Selasa (2/05).
“kedatangan kami hari ini bersama puluhan anggota dan Simpatisan Pospera dalam rangka menyampaikan Aspirasi Masyarakat terkait kelangkaan Bahan Bakar jenis Premium di SPBU 12.345.107. Alhamdulillah kedatangan kami direspon positif dari pihak SPBU tentunya ini memjadi Suport untuk kita semua karena komsumsi premium adalah adalah kebutuhan pokok kita semua, dan ini harus kita kawal bersama untuk kepentingan masyarakat,”ucap Bambang selaku Ketua DPC Pospera Tulang bawang usai melakukan Pertemuan dengan pihak SPBU.
Jadi selama ini lanjut Abenk sapaan akrabnya masyarakat Tulang bawang sangat sulit atas kelangkaan Bahan bakar Premium,
“bahkan konsumen yang sehari-harinya menggunakan Premium untuk kendaraanya jam delapan pagi sudah tidak bisa mendapatkan Premium. Padahal jatah yang telah diberikan pihak pertamina sebanyak delapan Ton minyak Premium untuk di distribusikan kepada masyarakat. Nah itu yang kita pertanyakan kemana minyak tersebut,”terang abenk.
Selain itu lanjut Abenk pihaknya juga telah Presur kepada pihak managemen SPBU terkait Pengecoran yang dilakukan pada saat malam hari kiranya dibatasi. Dengan harapan lebih memprioritaskan Masyarakat hal itu dilihat dari kebutuhan masyarakat khususnya disekitaran SPBU jangan sampai pada saat pagi hari masyarakat tidakendapatkan premium.
“kami juga berharap kepada pihak Managemen SPBU Menggala kiranya dalam pendistribusian Bahan bakar kiranya dapat sesuai prosedur serta undang-undang yang berlaku. Apalagi misalnya ada permainan disitu, kita akan siap kawal dan itu memang sudah tanggung jawab kita bersama,”cetusnya.
Sementara itu salah satu pihak managemen SPBU Heri menyambut Positif kedatangan Pospera,
“kami sangat mengapresiasi selagi itu untuk ketertiban memang itu adalah komitmen awal kami, yang jelas kami akan terus berupaya memaksimalkan kebutuhan Bahan bakar Masyarakat umum. Kami juga telah melaksanakan sesuai dengan mekanisme sesuai dengan aturan yang berlaku. Kami juga sangat menyambut baik kedatangan Pospera untuk sama-sama mengawal dalam pendistribusian minyak kepad masyarakat,” ungkap Heri
Saat ditanya terkait pengecoran Heri menuturkan, memang ada pengecoran yang dilakukan masyarakat dengan aturan yang telah di atur dari pihak Diskoperindag sebesar 70 banding 30, dengan 70 persen untuk pengguna umum sisanya 30 persen lagi untuk konsumen pemohon (pengecor) yang selanjutkan akan di distribusikan kepada masyarakat pedalaman bukan kepada pihak Industri. (Can)

