Desa Puyuh Teluk Tenggulang Rindukan Akses Jalan yang Layak

Sumatera Selatan, (Pena Berlian Online) –  Lambatnya pembangunan infrastruktur akses jalan penghubung antara Kecamatan Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin dengan Kecamatan Tungkal Ilir Kabupaten Banyuasin, pasca dua kabupaten ini di pesahkan otonomi daerah, tidak sejalan dengan yang di harapkan oleh masyarakat Desa Teluk Tenggulang atau Puyuh Kecamatan Tungkal Ilir yang terkesan di anak tirikan.

“Padahal daerah Kecamatan Tungkal Ilir kaya akan SDA anta lain banyaknya PT besar yang berada disana. Namun, kenapa akses jalan penghubung yang selama ini yang diharapkan masyarakat belum juga terealisasi Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam hal ini Dinas PUPR yang berkompeten membidanginya,” ujar Erpendi, S.Ip warga Dusun IV, Desa Puyuh Tebing Tembulang saat di wawancarai awak media di kediaman rumahnya belum lama ini. (4/8/22)

Lanjut mantan Sekretaris Desa Teluk Tenggulang ini yang juga pernah menjabat kepala desa setempat. Hal senada juga dilontarkan oleh Sakri, S.H Aleg Banyuasin dari partai PKP berpendapat, “Seharusnya daerah terpencil seperti Kecamatan Tungkal Ilir menjadi prioritas unsur eksekutif hendaknya bapak bupati Askolani cepat dan tanggap akan aspirasi rakyat yang belum di finalkan ini.” pangkas Sakri mantan ketua DPK PKP Kabupaten Banyuasin ini melalui telpon celuler pribadinya saat dihubungi awak media.

Sampai berita ini tayang awak media belum mengkonfirmasi Dinas PUPR Kabupaten Banyuasin karena sedang dinas luar begitu juga dengan kepala desa terpilih yang baru saja menjabat, Dwi melalui pesan WhatsApp oleh awak media mengkonfirmasi belum ada balasan.

Sungguh ironis, miris pemimpin negeri yang kaya SDA ini kurang mengerti dengan kebutuhan warganya yang mana yang sudah tertuang dalam janji-janji politiknya saat Pilkades padaa November 2021 yang lalu. (Fendy /Hazairin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *