Nias Selatan, (Pena Berlian Online) – Badan Pusat Statistik (BPS) yang merupakan lembaga pemerintah non kementerian, tugas dan fungsinya diatur dalam KEPPRES nomor 103 tahun 2001.
Petugas BPS melakukan pendataan warga Dusun IV, Desa Lolomoyo, Kecamatan Lolowau, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara dengan mendatangi langsung rumah-rumah keluarga yang tercantum dalam wilayah titik koordinat perbatasan Desa.
“Hanya sekitar 16 Keluarga dari Dusun IV saja yang didata, sesuai pedoman yang diberikan oleh pusat dan juga dari Kabupaten,” ujar Petugas BPS Inters Ndruru menjelaskan kepada awak media. Sabtu, (04/06/2022).
Tidak semua keluarga yang ada di Desa Lolomoyo diambil datanya, kecuali Dusun IV. Karena terletak dalam wilayah titik koordinat perbatasan Desa.
Sementara itu, beliau menanyakan nama Kepala Keluarga, jumlah seluruh anggota keluarga, nomor WA, untuk dimuat dalam Sensus Penduduk 2020 Republik Indonesia. Selanjutnya menanyakan kejadian yang dialami oleh Ibu rumah tangga ketika melahirkan.
“Apakah pernah ada Bayi yang langsung meninggal saat melahirkan? Jika memang tidak ada, maka pendataan tentang hal tsb tidak perlu dilanjutkan,” terangnya.
Seorang Kepala Keluarga menyesalkan kegiatan pendataan Sensus Penduduk tersebut.
“Tidak ada pemberitahuan sebelumnya dari pihak petugas maupun pemdes. Coba dibayangkan apabila kami tidak ada di rumah, misalnya sedang ke kebun atau ke ladang. Otomatis keluarga kami tidak terdata,” pungkasnya, kepada petugas BPS.
“Menanggapi hal itu, kami sudah konfirmasi terlebih dahulu kepada Kades dan Kadus. Akan tetapi, jika keluarga yang hendak kami data tidak ada di tempat, otomatis kami akan datang kembali sampai keluarga bersangkutan terdata,” tambahnya.
“Kami meminta nomor WA supaya semua data-data bisa dikoordinasikan kembali. Data yang akan di update dikirim melalui nomor WA masing-masing keluarga, supaya bisa diadakan perbaikan apabila terdapat data yang tidak sesuai.” ujarnya.
Kemudian petugas BPS Inters Ndruru menutup pembicaraan dan pamit melanjutkan kegiatan pendataan sensus penduduk ke rumah warga yang lainnya.(Abisama Halawa)

