BELUM BAYAR UANG PAGUYUBAN, 2 SISWA SD TIDAK BISA IKUT UJIAN

Banyuwangi, (Pena Berlian Online) – Dua siswa SDN 1 Mojopanggung, Kabupaten Banyuwangi, berinsial  A dan H keduanya mengaku tidak  mendapatkan nomor ujian lantaran belum bisa melunasi uang paguyuban di kelasnya.

Hasil investigasi di lapangan, salah satu wali murid sebut saja Wahyu mengatakan, dari pengakuan anaknya yang tidak bisa mengikuti ujian Senin depan pasalnya tidak di berikan nomor ujian.

“Belum dapat nomor ujian karena belum bayar paguyuban,” ujar wahyu, namanya enggan di beritakan. Sabtu, (11/06/2022).

Dia menuturkan, kedua anaknya duduk di bangku sekolah tersebut harus mengeluarkan uang perbulan sebesar Rp 650.000 untuk membayar paguyuban.

“Totalnya semua Rp 650.000 keduanya (Red. anak),” jelasnya.

Sebelumnya, dirinya sudah menanyakan hal ini kepada pihak bendahara melalui pesan WhatsApp. Namun jawabannya masih mendapatkan solusi terbaik, bahkan bendahara memohon kepada wali murid untuk kewajibannya (Red. Biaya Paguyuban) diselesaikan.

“Njenengan putranya apa sudah mendapatkan haknya di sini? Ngapunten, kalau sudah mendapatkan haknya. Mohon kewajibannya di tunaikan.” tulis pesan bendahara lewat WhatsApp kepada Wahyu.

Sementara Kepala Sekolah SDN 1 Mojopanggung, Dra. Hari yaudah,  ketika di konfirmasi melalui pesan WhatsApp dirinya belum bisa berkomentar. (Ww/Ra/Sr/Mh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *